Jun 02, 2020 10:50 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi kekerasan polisi Zionis terhadap warga Palestina.
    Ilustrasi kekerasan polisi Zionis terhadap warga Palestina.

Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menyerukan perlawanan terhadap kebijakan berbahaya Amerika Serikat dan rezim Zionis, mengacu pada kesamaan antara rasisme dan kekerasan Amerika dan Zionis.

Juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum dalam sebuah pernyataan pada Senin (1/6/2020) menanggapi pembunuhan pemuda kulit hitam, George Floyd oleh polisi Amerika di kota Minneapolis.

"Kejahatan seperti itu selalu diulang-ulang oleh rezim penjajah Zionis yang sudah terbiasa membantai warga Palestina. Kejahatan terbarunya adalah membunuh Iyad el-Hallak, pemuda Palestina dengan keterbelakangan mental," ujarnya seperti dikutip laman berita al-Ahed.

Menurut Barhoum, Amerika dan rezim Zionis secara sengaja mengekspor budaya kekerasan dan terorisme terorganisir ke negara-negara dunia.

"Semua pembela dan penyeru kebebasan di dunia harus bangkit melawan kebijakan berbahaya Amerika dan rezim Zionis," imbuhnya.

Kekerasan polisi AS terhadap warga kulit hitam telah memicu unjuk rasa besar-besaran hampir di seluruh penjuru negara itu. (RM)

Tags

Komentar