Aug 10, 2020 23:15 Asia/Jakarta
  • Imran Khan dan Mohammed bin Salman
    Imran Khan dan Mohammed bin Salman

Media Pakistan mengabarkan, Arab Saudi tidak lagi bersedia untuk menjual minyak ke Pakistan dalam bentuk kontrak berjangka.

Fars News (10/8/2020) melaporkan, menurut media Pakistan, Riyadh telah menghentikan perpanjangan kontrak berjangka penjualan minyaknya dengan Islamabad.
 
Surat kabar Express Tribune menulis, kontrak berjangka penjualan minyak Saudi ke Pakistan sudah berakhir masa berlakunya dua bulan lalu. Nilai kontrak ini mencapai 3,2 miliar dolar.
 
Menurut koran Pakistan itu, isi kontrak berjangka tersebut menekankan perpanjangan kontrak untuk dua tahun ke depan, tapi Saudi sejak bulan Mei 2020 tidak lagi menjual minyak ke Pakistan berdasarkan kontrak berjangka.
 
Situs berita Al Khaleej Online menulis, Pakistan sudah membayar utang ke Saudi senilai 1 miliar dolar, empat bulan sebelum batas waktu yang ditetapkan.
 
Al Khaleej Online menambahkan, penghentian ekspor minyak Saudi ke Pakistan yang didasarkan pada syarat pembayaran berjangka, menunjukkan adanya permasalahan dua negara khususnya setelah Dana Moneter Internasional, IMF menekankan urgensi perpanjangan kemudahan oleh Saudi kepada Pakistan. (HS) 

Tags

Komentar