Aug 11, 2020 15:57 Asia/Jakarta
  • Ili Al Farzali
    Ili Al Farzali

Wakil Ketua Parlemen Lebanon, menyebut tujuan kerusuhan di negara itu adalah untuk menumbangkan Presiden Lebanon Michel Aoun. Menurutnya, jika ini terjadi maka akan pecah perang saudara.

Fars News (11/8/2020) melaporkan, Ili Al Farzali pasca pengunduran diri pemerintah Lebanon mengumumkan, kemungkinannya adalah kabinet Perdana Menteri Hassan Diab dalam sidang parlemen hari Kamis (13/8) tidak akan meraih suara dukungan, dan jatuh. 
 
Kepada stasiun televisi Al Mayadeen, Al Farzali menuturkan, hak interpelasi parlemen terhadap pemerintah adalah tuntutan seluruh elemen politik, dan ajakan Hassan Diab untuk menggelar pemilu dini tanpa berunding dengan siapapun.
 
Al Farzali menambahkan, Hassan Diab sejak lama ingin membubarkan kabinetnya karena dinilai tidak mampu mengatasi berbagai permasalahan yang ada.
 
Terkait ledakan Beirut, Wakil Ketua Parlemen Lebanon menjelaskan, tanggung jawab atas kelalaian penyebab insiden yang berada di pundak pemerintahan Diab, bukan tanggung jawab parsial. Penyelidikan terhadap para menteri dalam kasus ledakan ini sudah dilakukan.
 
Terkait kunjungan Presiden Prancis ke Lebanon, Al Farzali menuturkan, Emmanuel Macron datang ke Lebanon untuk membantu menyelesaikan krisis. Apa yang dikatakannya adalah tuntutan masyarakat internasional. (HS)

Tags

Komentar