Aug 17, 2020 15:48 Asia/Jakarta

Banjir melanda di beberapa wilayah utara Yaman dan beberapa daerah lainnya pada 9 Agustus 2020. Bencana alam ini dikabarkan menyebabkan lebih dari 130 orang tewas dan 124 lainnya terluka. 260 rumah juga dilaporkan rusak.

Banjir juga melanda sejumlah daerah di Sanaa dan menyebabkan kerusakan pada area kota tua bersejarah yang masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.

Ada lebih dari 160.000 warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka di tengah banjir besar dan curah hujan di Provinsi Hajjah dan al-Hudaydah.

Bencana banjir telah menambah penderitaan rakyat Yaman yang menjadi korban agresi militer pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi selama lima tahun terakhir.

Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat bersama dengan beberapa negara lainnya melancarkan agresi militer ke Yaman sejak tanggal 26 Maret 2015. Kini serangan militer itu telah memasuki bulan ke-65.

Akibat agresi militer pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi, Yaman menghadapi tragedi kemanusiaan terburuk dalam beberapa dekade terakhir. Anak-anak adalah korban kebrutalan pasukan agresor.

Invasi militer ke Yaman dan dukungan kekuatan-kekuatan besar Barat kepada pasukan koalisi dan bungkamnya lembaga-lembaga internasional atas kejahatan pasukan koalisi adalah faktor utama tragedi kemanusiaan di Yaman.

Jet-jet tempur Arab Saudi sejak awal invasi, menarget berbagai infrastruktur vital di berbagai daerah dan kota di  Yaman. Pemboman yang dilancarkan hampir setiap hari itu telah menyebabkan lebih dari 100.000 orang tewas, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Serangan tersebut juga menyebabkan puluhan ribu warga Yaman terluka dan lebih dari tiga juta dari mereka terpaksa mengungsi. Lebih dari 80 persen insfrastruktur Yaman, terutama di sektor kesehatan, luluh lantak.

Blokade darat, laut dan udara oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi juga melipatgandakan penderitaan rakyat Yaman. Rezim Al Saud merupakan pemain utama yang menciptakan tragedi kemanusiaan di Yaman.

Blokade menyeluruh terhadap Yaman selama 65 bulan terakhir telah memperburuk tragedi kemanusiaan di negara Arab ini. Pelarangan masuknya kapal-kapal pengangkut bahan bakar ke Yaman juga menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat di negara ini. (RA)

Tags