Sep 21, 2020 14:26 Asia/Jakarta
  • Mohammed Mahdi Al Bayati
    Mohammed Mahdi Al Bayati

Salah satu anggota Organisasi Badr Irak mengatakan bahwa negaranya dalam perang melawan kelompok teroris Daesh, berutang budi pada Iran, dan ia meminta pemerintah Irak membantu Iran melawan sanksi menindas Amerika Serikat.

Fars News (21/9/2020) melaporkan, Mohammed Mahdi Al Bayati, mantan menteri hak asasi manusia Irak, yang juga anggota Dewan Pusat Organisasi Badr, mendesak pemerintah Baghdad untuk membantu Iran melawan sanksi Amerika.
 
Dalam wawancara dengan Baghdad Al Youm, Mohammed Al Bayati menuturkan, Dewan Keamanan, PBB dan negara-negara lain harus berdiri melawan sanksi menindas Amerika terhadap Iran.
 
Ia menambahkan, kami rakyat Irak dalam perang melawan Daesh, berutang budi pada Iran, dan jika Tehran tidak memberikan amunisi, dan para komandannya kepada kami, maka kondisi Irak sekarang akan berbeda.
 
Mohammad Al Bayati meminta pemerintah Irak memberikan bantuan ekonomi kepada Iran untuk menghadapi sanksi Amerika.
 
Sehubungan dengan pemilu presiden mendatang Amerika, Al Bayati menjelaskan, Donald Trump atau Joe Biden keduanya hanya boneka yang dimainkan sesuai program yang sudah dibuat sebelumnya, tapi kami berharap kebijakan pemerintah Amerika mendatang berbeda dengan kebijakan Trump. (HS)

Tags

Komentar