Sep 21, 2020 18:07 Asia/Jakarta
  • Khalil al Hayya
    Khalil al Hayya

Anggota senior Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) memperingatkan rezim Zionis Israel untuk mencabut blokade Jalur Gaza dalam dua bulan.

FNA melaporkan, Khalil al-Hayyah Senin (21/9/2020) menyatakan, Gaza menghadapi kekurangan peralatan medis untuk menangani virus Corona dan Hamas tidak akan menerima kematian baru rakyat Palestina di samping blokade.

Ia menekankan, Hamas memberi ultimatum dua bulan kepada Israel untuk mencabut blokade Gaza, jika tidak, muqawama akan menarget seluruh wilayah Palestina pendudukan.

Jalur Gaza sejak tahun 2006 diblokade total Israel dari darat, udara dan laut serta warga wilayah ini menghadapi beragam kesulitan.

Faksi muqawama Palestina juga menekankan akan melanjutkan opsi perlawanan terhadap Israel hingga seluruh wilayah Palestina dibebaskan dari penjajahan serta poros kejahatan dan rencana normalisasi hubungan tidak akan mampu melemahkan tekad bangsa Palestina.

Faksi muqawama menyeru seluruh pecinta kebebasan melawan pihak-pihak yang menormalisais hubungan dengan Israel.

Selasa 15 September kesepakatan kompromi UEA dan Bahrain dengan Israel ditandatangani di Washington dihadapan Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (MF)

 

Tags

Komentar