Sep 22, 2020 14:43 Asia/Jakarta
  • Parlemen Irak
    Parlemen Irak

Seorang anggota parlemen Irak mengatakan Arab Saudi, UEA dan rezim Zionis merancang plot untuk menyulut kerusuhan di Irak.

Abdul Amir Taiban, anggota fraksi Sadiqun hari Senin (21/9/2020) mengatakan, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan rezim Zionis mendukung sejumlah pihak di kota Nasiriyah, ibu kota provinsi Dhi Qar, demi menciptakan ketegangan dan kerusuhan di daerah ini.

"Peristiwa di Nasiriyah dan keberadaan penjara Al-Hout, yang mencakup tahanan Saudi dan UEA, menimbulkan kekhawatiran di daerah tersebut," ujar anggota parlemen Irak ini. 

"Agen yang berafiliasi dengan Arab Saudi, UEA, dan rezim Zionis mengirim uang kepada para perusuh untuk mendukung aksi mereka di kota Dhi Qar," tegasnya.

Berbagai kota di Irak, terutama Baghdad, Basra dan Nasiriyah dilanda aksi unjuk rasa dalam beberapa bulan terakhir untuk memprotes pengangguran dan kemiskinan.

Beberapa perusuh membakar ban di depan Perusahaan Minyak Dhi Qar pada hari Senin untuk mencegah karyawan perusahaan memasuki tempat kerja.(PH)

Tags

Komentar