Sep 24, 2020 18:26 Asia/Jakarta
  • Hazem Qassem
    Hazem Qassem

Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) mengatakan, upaya Amerika dan rezim Zionis Israel memaksakan rencana aneksasi Tepi Barat Sungai Jordan kepada negara-negara Arab pasti gagal.

Menurut loporan al-I'lan al-Harbi, Hazem Qassem Kamis (24/9/2020) mengatakan, statemen dubes AS di Israel terkait rencana aneksasi merupakan indikasi informasi keliru yang ada pasca penandatanganan kesepakatan kompromi Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain dengan Israel di Washington.

David Friedman baru-baru ini menyatakan, menyusul kesepakatan kompromi sejumlah negara Arab dengan Israel, implementasi rencana pendudukan 30 persen wilayah Tepi Barat ditangguhkan sementara, namun tidak dicabut secara penuh.

Israel dijadwalkan melaksanakan rencana aneksasi 30 persen wilayah Tepi Barat ke wilayah Palestina pendudukan mulai awal Juli lalu, namun ditangguhkan karena represi bangsa Palestina dan berbagainegara dunia.

Uni Emirat Arab dan Bahrain setelah mengumumkan kompromi dengan rezim penjajah Quds, 15 September lalu secara resmi menandatangani kesepakatna ini dihadapan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih. (MF)

 

Tags

Komentar