Sep 26, 2020 16:05 Asia/Jakarta
  • Syeikh Akram Al Kaabi
    Syeikh Akram Al Kaabi

Sekjen gerakan perlawanan Islam Irak, Al Nujaba menganggap ancaman Menteri Luar Negeri Amerika Serikat terhadap kelompok perlawanan Irak sia-sia, dan mirip gerakan seorang yang tengah sekarat.

Fars News (26/9/2020) melaporkan, Akram Al Kaabi di akun Twitternya mereaksi ancaman pemerintah Amerika untuk menyerang pasukan perlawanan di Irak karena dituduh menyerang kedutaan besarnya di Baghdad, dan konvoi militer di sejumlah wilayah Irak, dan ia menekankan urgensi berlanjutnya perlawanan terhadap militer Amerika di Irak.
 
Akram Al Kaabi menambahkan, pasca ancaman sia-sia Menlu Amerika, tampak jelas bagaimana seorang yang tengah sekarat menendang ke sana kemari, dan kerja keras kelompok perlawanan berhasil merebut kembali kedaulatan Irak yang dirampok Amerika.
 
Ia menjelaskan, ancaman Amerika tidak membuat kami takut, dan kami tidak memilih jalan ini kecuali karena berharap mendapatkan salah satu kebaikan, yaitu menang atau gugur syahid.
 
Sekjen Al Nujaba menegaskan, kemenangan para pejuang membuat musuh berteriak, oleh karena itu kami meminta semua gerakan politik Irak untuk menambah kemenangan ini, dan mengecam penghinaan serta agresi Amerika terhadap kedaulatan dan kehormatan negara.
 
"Kita harus mendesak pemerintah mengimplementasikan keputusan parlemen Irak untuk mengusir pasukan Amerika dari negara ini," pungkasnya. (HS)

Tags

Komentar