Sep 27, 2020 21:21 Asia/Jakarta
  • Jibril Al-Rajoub
    Jibril Al-Rajoub

Sekretaris Jenderal Komite Pusat Gerakan Fatah mengatakan bahwa negara-negara Arab tidak akan mendapatkan keuntungan dari normalisasi hubungan dengan rezim Zionis.

"Seiring berjalannya waktu, para penguasa negara-negara Arab yang telah berkompromi dengan rezim Zionis akan menyadari bahwa mereka telah melakukan kejahatan terhadap Palestina," ujar Jibril al-Rajoub hari Minggu.

Ia menilai perlawanan bangsa Palestina sebagai strategi perjuangan melawan rezim Zionis. 

Di bagian lain statemnenya, pejabat Fatah ini menyinggung kesepakatan terbaru antara Fatah dan Hamas, dengan mengatakan bahwa kesepakatan kedua pihak untuk mengadakan pemilihan umum di Palestina menunjukkan bahwa kelompok-kelompok Palestina independen dalam pengambilan keputusannya.

Menteri Luar Negeri UEA dan Bahrain menandatangani kesepakatan normalisasi hubungan dengan rezim Zionis di hadapan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih pada 25 September, yang bertentangan dengan aspirasi bangsa Palestina.

Upaya UEA dan Bahrain untuk menormalisasi hubungan dengan rezim Zionis menyulut banyak dikritik dari berbagai kalangan di dunia Islam.(PH)

Tags

Komentar