Sep 29, 2020 23:35 Asia/Jakarta
  • Pasukan militer Irak di sekitar Zona Hijau Baghdad.
    Pasukan militer Irak di sekitar Zona Hijau Baghdad.

Juru bicara Komando Gabungan Angkatan Bersenjata Irak, Brigadir Jenderal Yahya Rasool mengatakan sebuah komando khusus akan dibentuk untuk melindungi kedutaan asing dan para diplomat di Zona Hijau Baghdad.

“Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi dan panglima Angkatan Bersenjata Irak menaruh perhatian pada masalah perlindungan terhadap diplomat dan kedutaan asing,” ujarnya kepada media Sputniknews pada hari Selasa (29/9/2020).

“Hamid Mahdi Abdulaziz sudah ditunjuk sebagai komandan pasukan khusus untuk melindungi Zona Hijau, kedutaan dan para diplomat asing di Baghdad,” ungkap Brigjen Rasool.

Dia menambahkan bahwa sejumlah pasukan sudah ditempatkan di Zona Hijau dan helikopter militer juga melakukan patroli di wilayah tersebut.

Sementara itu, Kepala Wilayah Otonomi Kurdistan Irak, Nechirvan Barzani menyampaikan kekhawatiran atas perkembangan keamanan di Irak dan serangan yang menargetkan diplomat asing. Dia menyatakan menyambut langkah PM Irak untuk melindungi diplomat asing dan mengatasi ancaman keamanan.

Di pihak lain, Sekjen Kata'ib Sayyid al-Shuhada Irak, Abu Ala al-Walai meminta penyelidikan atas serangan di wilayah al-Ridwaniyah, Baghdad. Menurutnya, tudingan keterlibatan kelompok perlawanan dalam kejahatan itu bertujuan untuk mengubah persepsi publik terhadap kubu perlawanan.

Wilayah pemukiman al-Ridwaniyah menjadi sasaran serangan roket pada Senin kemarin, yang menyebabkan lima orang tewas dan dua lainnya terluka. Media dan jejaring sosial yang berafiliasi dengan AS dan Arab Saudi, menuding kelompok perlawanan terlibat dalam serangan tersebut. (RM)

Tags

Komentar