Sep 30, 2020 21:29 Asia/Jakarta
  • Nasr Al Shammari
    Nasr Al Shammari

Juru bicara gerakan Al Nujaba Irak memprotes kinerja pemerintah Baghdad dan mengatakan, pemerintah Irak, pasca teror "komandan kemenangan atas Daesh", bersedia bekerjasama dengan Presiden Amerika Serikat.

Fars News (30/9/2020) melaporkan, Nasr Al Shammari menuturkan, pemerintah Irak sekian lama setelah teror dua "komandan kemenangan atas Daesh" yaitu Syahid Qassem Soleimani, dan Abu Mahdi Al Muhandis, bersedia bekerjasama dengan Donald Trump teroris.
 
Media Al Nujaba mengabarkan, Nasr Al Shammari menyebut Kedutaan Besar Amerika di Baghdad sebagai pangkalan militer, bukan misi diplomatik, dan tempat ini tidak bisa dianggap sebagai kedubes.
 
Ia menambahkan, meski kami percaya ini bukan kedubes, tapi kami tidak menjadikannya target serangan, karena di sekitarnya ada pemukiman warga sipil.
 
Nasr Al Shammari menegaskan, siapapun yang mengatakan Amerika datang ke Irak atas undangan, dan kehendak pemerintah Baghdad, jelas ia telah berbohong. (HS)

Tags

Komentar