Okt 19, 2020 14:46 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi pasukan Turki di Suriah.
    Ilustrasi pasukan Turki di Suriah.

Pasukan Turki dilaporkan telah meninggalkan pos pemantauan terbesarnya di Provinsi Hama setelah daerah itu dikepung oleh tentara Suriah.

Dikutip dari media Sputnik, Senin (19/10/2020), pasukan Turki mulai membongkar peralatan logistik dan menara pengawas setelah pos pemantauan mereka di kota Murak, Provinsi Hama, dikepung oleh tentara Suriah.

Pasukan Turki memutuskan mundur dari pos tersebut dan pindah ke wilayah di dekat Jabal al-Zawiyah di Provinsi Idlib.

Menurut laporan Observatorium untuk Hak Asasi Manusia Suriah, pasukan Turki sudah menempati pos pemantauan Murak selama hampir 2,4 tahun.

Pada Agustus 2019, tentara Suriah dengan dukungan udara Rusia, berhasil merebut pos pemantauan Murak dari tangan teroris.

Militer Turki mengerahkan pasukannya dan menduduki sebagian wilayah utara Suriah dengan dalih memerangi teroris.

Invasi militer Turki dikutuk oleh rakyat dan pemerintah Suriah, serta masyarakat internasional, tetapi hingga kini Ankara mengabaikannya dan terus melanjutkan operasi militernya di Suriah. (RM)

Tags

Komentar