Okt 24, 2020 14:47 Asia/Jakarta
  • Presiden Lebanon, Michel Aoun dan Saad Hariri
    Presiden Lebanon, Michel Aoun dan Saad Hariri

Transformasi di Asia Barat selama sepekan terakhir diwarnai isu-isu seputar pemilihan perdana menteri Lebanon dan ditinjuknya Saad Hariri sebagai PM baru negara ini.

Selain itu, masih ada isu lainnya seperti Koalisi Saudi Sita 15 Kapal Tanker Yaman, PM Irak: Kami tidak Butuh Kehadiran Pasukan Asing, Bahrain Berniat Membuka Kedutaan di Tel Aviv, Jet Tempur Israel Serang Kota Deir al-Balah di Gaza, Jet Tempur Suriah dan Rusia Bombardir Pangkalan Teroris di Idlib, Delegasi Resmi Pertama UEA Kunjungi Israel, Palestina Protes dan berbagai isu lainnya..

Parlemen Lebanon Lobi Tunjuk Perdana Menteri Baru

Presiden Lebanon memulai lobi dengan berbagai partai untuk menunjuk perdana menteri baru negara ini.

Menurut laporan televisi al-Jadid, Michel Aoun berdasarkan pasal 2 butir 53 konstitusi negara ini Kamis (22/10/2020) memulai lobinya dengan parlemen untuk menunjuk perdana menteri baru guna membentuk pemerintah.

Presiden Lebanon Michel Aoun

Masih menurut sumber ini, Michel Aoun di istana presiden menggelar pertemuan dengan mantan perdana menteri, wakil ketua parlemen dan perwakilan berbagai faksi Lebanon.

4 Agustus 2020 terjadi ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut yang menewaskan 190 orang dan menciderai 6500 lainnya.

Menyusul insiden ini dan meletusnya krisis politik di Lebanon, Hassan Diab, perdana menteri negara ini mengundurkan diri dan Mustapha Adib ditunjuk parlemen sebagai perdana menteri untuk membentuk pemerintah negara ini.

Sementara itu, Mustapha Adib pada 26 September mengundurkan diri dari penunjukannya sebagai perdana menteri untuk membentuk kabinet baru negara ini.

Saad Hariri Ditunjuk jadi Perdana Menteri baru Lebanon

Saad Hariri, ketua Gerakan al-Mustaqbal Lebanon selama lobi parlemen meraih suara yang diperlukan dan ditunjuk presiden untuk membentuk kabinet baru.

Seperti dilaporkan laman al-Ahed, Saad Hariri, mantan perdana menteri Lebanon dan ketua Gerakan al-Mustaqbal selama lobi parlemen yang digelar Kamis (22/10/2020) meraih 65 suara dari total 120 suara anggota parlemen dan dengan demikian ia resmi menjadi perdana menteri untuk membentuk kabinet baru negara ini.

Setelah voting suara anggota parlemen, Presiden Michel Aoun memanggil Saad Hariri dan menunjukkan sebagai perdana menteri untuk membentuk kabinet baru.

Selama lobi parlemen hari ini, 65 anggoata parlemen memilih Saad Hariri, 53 anggota lainnya termasuk wakil Fraksi Hizbullah menyatakan mereka tidak memiliki calon tertentu dan dua anggota lainnya tidak memberikan suara mereka.

4 Agustus 2020 terjadi ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut yang menewaskan 190 orang dan menciderai 6500 lainnya.

Menyusul insiden ini dan meletusnya krisis politik di Lebanon, Hassan Diab, perdana menteri negara ini mengundurkan diri dan Mustapha Adib ditunjuk parlemen sebagai perdana menteri untuk membentuk pemerintah negara ini.

Sementara itu, Mustapha Adib pada 26 September mengundurkan diri dari penunjukannya sebagai perdana menteri untuk membentuk kabinet baru negara ini.

Saad Hariri Berjanji Bentuk Kabinet Non Partai

Perdana menteri baru Lebanon mengatakan dirinya ingin membentuk pemerintahan yang terdiri dari para profesional non partai.

Seperti dilaporkan Kantor Berita resmi Lebanon, Ketua Gerakan al-Mustaqbal, Saad Hariri Kamis (22/10/2020) di pidato pertamanya usai ditunjuk sebagai perdana menteri baru Lebanon memutuskan untuk merealisasikan janjinya mencegah keruntuhan Lebanon yang mengancam ekonominya dan merekonstruksi kerusakan akibat insiden ledakan di pelabuhan Beirut.

Saad Hariri

"Saya berusaya membentuk pemerintahan yang terdiri dari tokoh profesional non partai di mana tugasnya adalah mereformasi ekonomi dan finansial bagi Lebanon dan fraksi utama di parlemen telah berjanji mendukung pemerintah untuk melaksanakan upaya tersebut," papar Hariri.

Perdana menteri baru Lebanon ini menekankan pembentukan kabinet secepat mungkin.

Saad Hariri, mantan perdana menteri Lebanon dan ketua Gerakan al-Mustaqbal mendapat 65 suara dari total 120 suara anggota parlemen dalam voting yang digelar Kamis (22/10/2020). Dan dengan demikian ia ditunjuk untuk membentuk pemerintahan baru Lebanon.

Saat Hariri setelah ditunjuk untuk membentuk kabinet, bertemu dengan Presiden Michel Aoun dan Ketua Parlemen Nabih Berri.

Koalisi Saudi Sita 15 Kapal Tanker Yaman

Direktur Perusahaan Minyak Nasional Yaman, Ammar al-Adhrai mengatakan koalisi Arab Saudi terus menghentikan kapal tanker Yaman dan ini memperpanjang krisis bahan bakar.

Al-Adhrai, seperti dilaporkan televisi al-Masirah, Jumat (23/10/2020) menambahkan koalisi Saudi menyita 15 tanker Yaman meskipun telah diperiksa secara menyeluruh di Djibouti dan izinnya pun sudah dikeluarkan oleh PBB.

Dia menganggap PBB dan koalisi Saudi bertanggung jawab atas krisis bahan bakar di Yaman.

"Koalisi Saudi menciptakan kondisi yang sulit di Yaman dengan melakukan perompakan, menyita tanker bahan bakar, dan memaksakan biaya yang lebih besar kepada rakyat Yaman," ujar al-Adhrai.

Yaman menghadapi krisis bahan bakar dan makanan dalam lima tahun terakhir akibat blokade total yang dilakukan oleh koalisi agresor pimpinan Arab Saudi.

PM Irak: Kami tidak Butuh Kehadiran Pasukan Asing

Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhimi mengatakan Hashd al-Shaabi adalah sebuah organisasi nasional Irak, dan menekankan bahwa negaranya tidak membutuhkan kehadiran pasukan asing.

PM Irak Mustafa al-Khadimi

Al-Kadhimi, seperti dikutip IRNA dari laman Baghdad Today, Jumat (23/10/2020) kembali menegaskan bahwa Irak tidak membutuhkan kehadiran pasukan asing di wilayahnya.

Al-Kadhimi baru-baru ini melakukan kunjungan ke beberapa negara Eropa dan ia juga melakukan pertemuan dengan para petinggi Inggris, termasuk Perdana Menteri Boris Johnson.

Sebelumnya, ia bertemu dengan pemimpin Prancis dan Jerman untuk berdiskusi tentang hubungan politik, ekonomi, militer, dan perang melawan terorisme.

Bahrain Berniat Membuka Kedutaan di Tel Aviv

Menteri Luar Negeri Bahrain, Abdullatif al-Zayani mengatakan Manama berniat membuka kedutaannya di Tel Aviv.

"Normalisasi hubungan Bahrain dengan rezim Zionis adalah sebuah upaya untuk pembangunan negara kami dan mewujudkan cita-cita masyarakat regional," ujarnya dalam sebuah pernyataan, Selasa (20/10/2020).

Al-Zayani mengklaim bahwa posisi Bahrain terhadap isu Palestina belum berubah, dan pemerintah Manama sedang berusaha mencari sebuah solusi yang adil dan komprehensif.

Menlu Bahrain dan Uni Emirat Arab pada 15 September 2020, menandatangani kesepakatan normalisasi hubungan dengan Israel di hadapan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.

Rakyat Bahrain berulang kali menggelar demonstrasi untuk menentang normalisasi hubungan negaranya dengan Israel

Jet Tempur Israel Serang Kota Deir al-Balah di Gaza

Rezim Zionis Israel pada Selasa (20/10/2020) malam, kembali menyerang Jalur Gaza, Palestina.

Seperti dilaporkan televisi al-Mayadeen, jet tempur dan helikopter Israel menyerang Deir al-Balah, sebuah kota di Gaza Tengah. Belum ada laporan tentang korban jiwa akibat serangan ini.

Militer Israel mengklaim bahwa serangan itu merupakan balasan atas tembakan roket dari Gaza ke wilayah pendudukan.

Militer rezim Zionis menyerang sejumlah titik di Gaza dalam beberapa bulan terakhir. Aksi ini dilakukan dengan alasan yang tidak berdasar. Sejauh ini ribuan orang Palestina gugur syahid dan terluka dalam serangan Israel.

Jalur Gaza diblokade penuh oleh Israel sejak tahun 2006 yang menyebabkan masyarakat setempat menghadapi berbagai kesulitan.

Jet Tempur Suriah dan Rusia Bombardir Pangkalan Teroris di Idlib

Sumber militer Suriah melaporkan bahwa jet tempur Suriah dan Rusia menyerang pangkalan teroris Jabhat al-Nusra di wilayah selatan Idlib.

Sputnik melaporkan, serangan ini menargetkan pangkalan teroris Jabhat al-Nusra termasuk kendaraan  lapis baja di daerah Mughara dan Farkia yang berada di daerah Jabal al-Zawiyah.

Kelompok teroris Jabhat al-Nusra berencana melancarkan serangan teroris di selatan Idlib untuk memperkuat posisinya, tapi langkah mereka telah didahului aksi preventif pemerintah Suriah yang didukung sekutunya.

Provinsi Idlib saat ini menjadi basis terakhir teroris di Suriah.

Delegasi Resmi Pertama UEA Kunjungi Israel, Palestina Protes

Sumber-sumber Palestina melaporkan kedatangan delegasi Uni Emirat Arab (UEA) pertama ke wilayah pendudukan, meskipun terjadi protes keras dari Palestina terhadap normalisasi hubungan dengan rezim Zionis.

Image Caption

Jerusalem Post melaporkan, delegasi UEA melakukan perjalanan ke Israel pada Selasa pagi yang dipimpin Menteri Keuangan UEA, Obaid Hamid al-Tayer dan Abdullah bin Tauq selaku menteri ekonomi negara Arab ini.

Selama kunjungan tersebut, beberapa kesepakatan akan ditandatangani antara kedua belah pihak di hadapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dijadwalkan sesuai agenda, penerbitan bebas visa untuk perjalanan akan menjadi salah satu kesepakatan antara rezim Zionis dan UEA.

Beberapa sumber juga mengatakan bahwa Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin dan Utusan Khusus Presiden AS Urusan Asia Barat Avi Berkowitz juga akan menghadiri pertemuan tersebut.

 

Tags

Komentar