Okt 25, 2020 17:05 Asia/Jakarta
  • Maher al-Akhras
    Maher al-Akhras

Brigade al-Quds, sayap militer Gerakan Jihad Islam Palestina mengumumkan mobilisasi massa menyusul kondisi parah salah satu tawanan Palestina di penjara Israel.

Menurut laporan FNA, Brigade al-Quds Sabtu (24/10/2020) setelah tersiarnya berita kondisi kritis Maher al-Akhras, salah satu tawanan Palestina, menyatakan kondisi siaga penuh.

Ahlam Haddad, wakil tawanan Palestina ini menyatakan, al-Akhras memberi wasiat kepada bangsa Palestina untuk membela tanah air dan wilayahnya.

Militer Israel Jumat (23/10/2020) mengembalikan al-Akhras dari rumah sakit dalam kondisi kritis ke penjara dan mencegah orang untuk menjenguknya.

Al-Akhras, 49 tahun warga kota Jenin, di Tepi Barat Sungai Jordan ditangkap Israel 27 Juli tanpa dakwaan.

Al-Akhras melakukan aksi mogok makan selama 90 hari sebagai protes atas penangkapan dirinya dan sejumlah tawanan Palestina lainnya.

Berbagai faksi Palestina sebelumnya berulang kali memperingatkan petinggi Israel terkait kondisi kritis Maher al-Akhras dan dampaknya bagi Tel Aviv. (MF)

 

Tags

Komentar