Okt 27, 2020 13:59 Asia/Jakarta
  • Uskup Agung Kristen Ortodoks Palestina, Sebastia Atallah Hanna
    Uskup Agung Kristen Ortodoks Palestina, Sebastia Atallah Hanna

Uskup Agung Ortodoks Romawi di Palestina yang diduduki mengatakan penghinaan presiden Prancis terhadap kesucian Islam dan Muslim adalah menyebarkan kebencian antar agama dan kebijakan "Pecah Belah dan Kuasai".

Menurut laporan televisi al-Mayadeen hari Selasa (27/10/2020), Uskup Agung Kristen Ortodoks Palestina, Sebastia Atallah Hanna juga mereaksi sikap anti-Islam Presiden Prancis Emmanuel Macron dan mengutuk penghinaan terhadap simbol-simbol agama di semua agama dan penciptaan perpecahan di antara mereka.

Aksi protes atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron

Sementara itu, Hana, menyerukan persatuan dan empati semua agama di dunia untuk melawan konspirasi dan perpecahan.

Belakangan ini, majalah Prancis "Charlie Hebdo" sekali lagi menerbitkan kartun yang menghina tentang Nabi Muhammad Saw.

Sekaitan dengan hal ini, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dalam pernyataan yang jauh dari tradisi diplomatik dan prinsip demokrasi, mengatakan bahwa Prancis akan terus menerbitkan kartun-kartun yang menghina Nabi Muhammad Saw.

Tags

Komentar