Nov 23, 2020 13:16 Asia/Jakarta
  • sistem pertahanan udara S-300
    sistem pertahanan udara S-300

Anggota Komisi Keamanan dan Pertahanan Parlemen Irak mengatakan, Amerika Serikat tidak mengizinkan Baghdad membeli sistem pertahanan udara S-300 Rusia.

Fars News (23/11/2020) melaporkan, Ali Al Ghanimi memprotes campur tangan Amerika dalam urusan internal Irak.
 
Seperti dikutip surat kabar Al Araby Al Jadeed, Ali Al Ghanimi menuturkan, veto Amerika menjadi penghalang pembelian sistem pertahanan udara S-300 Rusia oleh Irak. 
 
Ia menegaskan, pembelian S-300 sangat penting untuk mendukung zona udara Irak, dan seluruh negara yang ingin melindungi keamanan dirinya, membeli sistem pertahanan udara ini.
 
Anggota Parlemen Irak itu menambahkan, perbatasan Irak sama sekali tidak aman, semua sistem pertahanan Irak di sana sudah kuno, dan ini bahaya besar bagi wilayah utara, dan barat Irak.
 
Ali Al Ghanimi menegaskan, Irak membutuhkan sistem pertahanan semacam S-300 untuk melindungi perbatasannya.
 
Sebelumnya seorang pejabat tinggi militer Irak mengatakan, semua orang di Irak sepakat bahwa sistem pertahanan udara negara ini sudah kuno, tapi kepentingan politik mencegah modernisasi alat-alat ini. (HS)

Tags