Nov 24, 2020 16:20 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi rudal milik Angkatan Bersenjata Yaman.
    Ilustrasi rudal milik Angkatan Bersenjata Yaman.

Wakil Menteri Informasi Yaman, Nasruddin Amer mengatakan serangan pasukan Yaman terhadap sejumlah target di Arab Saudi akan berlanjut sampai Riyahd menghentikan agresinya.

Seperti dilansir Sputniknews, Selasa (24/11/2020), Amer menggarisbawahi bahwa pasukan Yaman berhak untuk mempertahankan wilayah mereka.

Dia mengkritik Riyadh karena mengabaikan prakarsa Sana'a untuk keluar dari perang, dan juga menepis rumor yang beredar di media-media Saudi tentang perundingan rahasia antara Ansarullah dan Riyadh untuk menghentikan perang.

Sementara itu, anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah Yaman, Abdul Wahab al-Mahbashi mengatakan jangkauan rudal yang dipakai untuk menyerang fasilitas minyak Aramco di Saudi akan ditingkatkan sehingga bisa mencapai kota Eilat di wilayah pendudukan.

Unit Rudal Angkatan Bersenjata Yaman pada Senin lalu, menyerang stasiun distribusi milik perusahaan minyak Aramco di kota Jeddah dengan rudal bersayap Quds-2 yang berpresisi tinggi.

Pemerintah Sana'a menyatakan serangan itu merupakan balasan atas agresi dan blokade yang dilakukan Arab Saudi terhadap Yaman. (RM)

Tags