Nov 25, 2020 21:50 Asia/Jakarta
  • Masjid Al-Aqsa
    Masjid Al-Aqsa

Kementerian Luar Negeri Yordania menentang setiap perubahan identitas sejarah maupun status hukum Masjid Al-Aqsa.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Yordania, Saifullah Ali al-Fayez, hari Rabu (25/11/2020) mengumumkan bahwa Bab al-Magharibah dan jalan menuju ke sana sebagai bagian integral dari Masjid Al-Aqsa yang telah disetujui oleh UNESCO.

Statemen ini disampaikan sebagai reaksi langkah rezim Zionis yang menyita kunci Bab al-Magharibah sejak tahun 1967 hingga kini, dan aksi penyegelan kantor wakaf yang dilakukan Israel untuk mengatur masuknya wisatawan non-Muslim sejak tahun 2000, yang bertentangan dengan status hukum Masjid Al-Aqsa. 

Al-Fayez menekankan bahwa Yordania akan melanjutkan upayanya untuk mendukung Masjid Al-Aqsa dan melindungi hak-hak umat Islam, karena bertanggung jawab untuk melindungi situs-situs suci Islam dan Kristen di Baitul Maqdis.(PH)

 

Tags