Jan 08, 2021 18:29 Asia/Jakarta
  • Moqtada Sadr
    Moqtada Sadr

Ketua Gerakan Sadr Irak mengomentari serangan kelompok pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke gedung Kongres negara itu dan mengatakan, aksi ini menunjukkan bahwa demokrasi yang diklaim Amerika tidak lebih dari kebohongan.

Fars News (7/1/2021) melaporkan, Moqtada Sadr, sebelumnya pada hari Rabu (6/1) di akun Twitternya menulis, berulangkali sudah kami katakan kepada Anda bahwa demokrasi Barat adalah penipuan dan bohong yang direkayasa sedemikian rupa sehingga indah, ditampilkan sedemikian meriah untuk menarik hati banyak orang terutama para pemuda. Kaum muda yang tertipu dengan istilah-istilah merdu mereka, dan memenuhi dunia dengan gegap gempita kebohongan bahwa Barat sangat menghormati kemanusiaan, dan kebebasan, serta memiliki demokrasi yang lebih tinggi.
 
Moqtada Sadr menambahkan, tapi hari ini kenyataan mulai tampak, kenyataan yang selama ini tertutup bagi banyak masyarakat Arab dan Muslim, mereka yang kebanyakan membela mati-matian demokrasi ini.
 
"Kemarin perkembangan sains, teknologi dan kesehatan Amerika, tampak jelas di mata kita, dan sekarang, serangan serta kerusuhan di Kongres telah mengungkap jelas demokrasi negara ini," pungkasnya. (HS)

Tags