Jan 14, 2021 22:00 Asia/Jakarta
  • sniper
    sniper

Perhimpunan Ulama Muslim di Provinsi Diyala Irak mengabarkan keberadaan senapan sniper canggih Amerika Serikat di tangan anasir teroris Daesh di provinsi itu. Menurutnya, Amerika berada di balik kejadian ini.

Fars News (14/1/2021) melaporkan, Ketua Perhimpunan Ulama Muslim Irak di Provinsi Diyala, Jabbar Al Maamouri menuntut penyelidikan terkait bagaimana senjata-senjata canggih Amerika itu bisa sampai ke tangan Daesh.
 
Dalam wawancara dengan Al Malooma, Jabbar Al Maamouri menuturkan, sejumlah banyak aparat keamanan, personel Hashd Al Shaabi, dan warga sipil Irak dalam beberapa bulan terakhir menjadi korban keganasan sniper Daesh.
 
Ia menambahkan, Daesh menggunakan senapan-senapan sniper baru untuk menyerang target yang sebagian besar aparat keamanan Irak, dan hal ini harus diselidiki bagaimana mereka bisa mendapatkan senjata itu.
 
Menurut Jabbar Al Maamouri, keterlibatan Amerika dalam mendukung Daesh dilakukan untuk menciptakan kerusuhan dan ketidakamanan di wilayah-wilayah bekas pendudukannya.
 
"Kasus sniper-sniper Daesh tidak hanya di Diyala, tapi di provinsi-provinsi lain juga," pungkasnya. (HS)

Tags