Jan 15, 2021 00:50 Asia/Jakarta
  • Parlemen Irak
    Parlemen Irak

Anggota parlemen Irak mengungkapkan dukungan keuangan dari Arab Saudi dan rezim Zionis dalam aksi demonstrasi yang berujung kekerasan pada Oktober tahun lalu.

Situs berita Irak Al-Markaz Al-Khabari Al-Watani melaporkan, Abdul Amir Taiban Al-Dabi, perwakilan dari Koalisi Al-Fatah di parlemen Irak hari Kamis (14/1/2021) mengatakan bahwa dinas intelijen Irak di provinsi Dhi Qar berhasil mengorek informasi dari para perusuh yang ditahan selama protes Oktober 2020 dan mendapatkan informasi bahwa Arab Saudi, UEA dan rezim Zionis mengucurkan bantuan kepada para perusuh melalui wilayah Kurdistan dan provinsi al-Anbar.

"Dinas keamanan Irak juga telah mendapatkan informasi tentang pengakuan masuknya uang melalui negara-negara Teluk Arab untuk mendukung protes Oktober lalu," ujar legislator Irak ini.

Protes massa di Irak dimulai pada 1 Oktober 2019  berfokus pada masalah korupsi dan ekonomi di Baghdad yang berlanjut hingga akhir Februari dan puncaknya terjadi pada Oktober 2020.

Selain alasan internal, provokasi eksternal juga berperan besar dalam pembentukan protes yang ditunggangi kepentingan politik berbagai pihak, termasuk dari luar negeri.(PH)

Tags