Jan 23, 2021 13:08 Asia/Jakarta
  • Farhan bin Faisal Al Saud
    Farhan bin Faisal Al Saud

Menteri Luar Negeri Arab Saudi mengaku negaranya berusaha menerapkan gencatan senjata menyeluruh di Yaman, dan dalam hal ini Riyadh bisa berkoordinasi dengan pemerintahan baru Amerika Serikat.

Faisal bin Farhan Al Saud seperti dikutip Fars News (23/1/2021) dalam wawancara dengan TV Al Arabiya, Jumat (22/1) malam mengklaim koalisi pimpinan Saudi tidak pernah menghambat gencatan senjata di Yaman, justru Ansarullah yang menjadi penghalang utama gencatan senjata ini.
 
Menlu Saudi yang berbicara lebih lembut dari sebelumnya menjelaskan, kami percaya jika pemerintahan Presiden Joe Biden mengamati kasus perang di Yaman, mereka akan menyaksikan tujuan Kerajaan Saudi dan koalisi Arab, sepenuhnya sejalan dengan tujuan pemerintah Biden.
 
Ia menambahkan, kami menginginkan diakhirinya perang dan diberlakukannya gencatan senjata, kemudian setelah itu memulai proses politik. Hambatan utama bukan koalisi Saudi, tapi Houthi, dan kami bisa berkoordinasi dengan pemerintah Biden dalam masalah ini secara positif dan sangat baik.
 
Pada saat yang sama Menlu Saudi memuji keputusan pemerintah Amerika terdahulu yang memasukkan nama Ansarullah ke daftar organisasi teroris. Menurutnya hal ini pantas diberikan kepada Ansarullah, dan ia berharap Ansarullah akan terpaksa berpartisipasi dalam proses politik Yaman. (HS)

Tags