Jan 24, 2021 19:21 Asia/Jakarta
  • Dewan Gereja Timur Tengah
    Dewan Gereja Timur Tengah

Para pemimpin Gereja, pemimpin agama, dan Dewan Gereja Timur Tengah telah meminta presiden AS yang baru, Joe Biden untuk mencabut sanksi sepihak Gedung Putih terhadap rakyat Suriah.

Kantor Berita Suriah, SANA hari Minggu (24/1/2021) melaporkan, kepala gereja, otoritas agama dan Dewan Gereja Timur Tengah mengirim surat kepada Presiden AS, Joe Biden tentang sanksi ekonomi yang dijatuhkan kepada  Suriah.

"Rakyat Suriah memiliki hak untuk hidup bermartabat setiap hari. Sanksi merupakan pelanggaran dan memicu bencana kemanusiaan di negara ini," tulis bunyi surat yang dikirim Dewan Gereja Timur Tengah.

Surat dari Dewan Gereja Timur Tengah berpijak pada laporan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Alina Dohan tentang dampak negatif sanksi AS terhadap kehidupan warga Suriah.

Surat tersebut disiapkan oleh Michal Abbas, Sekretaris Jenderal Dewan Gereja Timur Tengah, dan sejumlah pemimpin gereja Timur Tengah yang ditandatangani pemimpin gereja Yunani Ignatius Ignace III dan sejumlah otoritas agama, politik dan sosial di Suriah.

Pada Desember 2019, anggota Senat AS mengesahkan Caesar Act tentang sanksi terhadap Suriah, dan Presiden AS Donald Trump menandatangani serta menerapkannya pada 20 Desember 2019.

Departemen Keuangan AS juga menargetkan sanksi baru terhadap Suriah, dengan memasukkan beberapa individu dan entitas dalam daftar hitam.(PH)

Tags