Jan 26, 2021 18:35 Asia/Jakarta
  • PM Israel Benjamin Netanyahu
    PM Israel Benjamin Netanyahu

Facebook dilaporkan menghapus salah satu postingan Perdana Menteri Israel Benjamin Nentayahu karena dinilai melanggar privatisasi dan chatbotnya ditutup sementara.

Benjamin Netanyahu baru-baru ini merilis pesan video yang menyatakan,"Jika Anda mengenal seseorang yang gugup mendapatkan vaksinasi, kirimkan saya nama dan nomor telepon mereka, mungkin mereka akan mendapat panggilan telepon kejutan dari saya dan saya akan meyakinkan mereka. ".

Facebook

Menurut laporan ISNA Selasa (26/1/2021), menyusul langkah Netanyahu tersebut, Facebook selain menghapus postingan tersebut menyatakan, berdasarkan kebijakan privatisasi tidak ada ijin untuk menyebarkan postingan mengenai data kesehatan warga atau memintanya, oleh karena itu, facebook menghapus konten tersebut dan menutup sementara program pengiriman pesan bagi mereka yang mengirim konten ini.

Partai Likud pimpinan Netanyahu mengklaim, tujuan dari postingan ini adalah mendorong warga Israel di atas usia 60 tahun untuk menerima vaksin guna menyelamatkan hidup mereka.

Eskalasi kasus positif Corona di bumi Palestina pendudukan meski ada vaksinasi, terus meningkat selama beberapa hari terakhir dan jumlah kasus positif harian di wilayah ini mencapai rekor tertinggi. (MF)

 

Tags