Feb 06, 2021 21:59 Asia/Jakarta
  • Jubir Hamas, Hazem Qassim
    Jubir Hamas, Hazem Qassim

Juru Bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas menilai keberadaan kedutaan AS di Baitul Maqdis yang diduduki rezim Zionis sebagai pelanggaran hukum internasional.

Hazem Qassim menilai keputusan terbaru Senat AS melanjutkan keberadaan kedutaan negaranya di Baitul Maqdis sebagai bentuk partisipasi negara ini dalam pelanggaran hak-hak warga Palestina di Baitul Maqdis.

Langkah AS tersebut juga menunjukkan penentangannya terhadap perjuangan Palestina untuk medeka dan mendirikan negara merdeka dengan ibu kota Baitul Maqdis. 

Sebelumnya, Senat AS pada hari Jumat dengan suara mayoritas, sebesar 97 suara mendukung berlanjutnya Kedutaan Besar AS di Baitul Maqdis yang diduduki Israel.

Mantan Presiden AS Donald Trump memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis yang diduduki pada pertengahan 2018, dan sebelumnya telah mengakui Baitul Maqdis sebagai ibu kota Israel pada akhir 2017.(PH)

Tags