Feb 09, 2021 13:15 Asia/Jakarta
  • PM Irak Mustafa al-Kadhimi
    PM Irak Mustafa al-Kadhimi

Perdana menteri Irak menekankan, pemerintah tidak akan mentolerir mereka yang bertindak di luar hukum.

Menurut laporan IRNA, Mustafa al-Kadhimi Senin (8/2/2021) malam di akun Twitternya menulis, pembangunan tidak akan dicapai melalui perampokan dan penyerangan terhadap institusi pemerintah, tetapi dengan dukungan negara.

Sejumlah kota di Irak dalam beberapa bulan terakhir dilanda berbagai aksi demo warga.

Terkait pemilu mendatang di negara ini, al-Kadhimi mengatakan, pemilu sebuah hak nasional, dan membutuhkan solidaritas politik serta sosial.

Pemerintah Irak di sidang 19 Januari lalu yang dipimpin al-Kadhimi dan dihadiri oleh anggota komisi pemilihan umum, menetapkan 10 Oktober depan sebagai tanggal pemilu parlemen dini di negara ini.

Sebelumnya perdana menteri Irak pada 6 Juni mendatang menentukan sebagai waktu penyelenggaraan pemilu dini parlemen. (MF)

 

 

 

Tags