Feb 24, 2021 17:07 Asia/Jakarta
  • Lolwah Al-Khater, deputi menlu Qatar
    Lolwah Al-Khater, deputi menlu Qatar

Pemerintah Qatar saat merespon pelanggaran terbaru Israel di pengiriman vaksin Corona untuk rakyat Palestina menekankan, penjajah menolak bertanggung jawab menyediakan vaksin Corona untuk warga Palestina dan ini artinya Israel sebuah pemerintahan bertumpu pada apartheid.

Menurut laporan kantor berita resmi Qatar, Lolwah Al-Khater, deputi menlu Qatar dan jubir deplu negara ini Rabu (24/2/2021) di sidang ke-46 Dewan HAM di Jenewa mengatakan, penyediaan dan jaminan vaksin Corona bagi warga Palestina merupakan tanggung jawab Israel dihadapan hukum internasional dan kemanusiaan.

Vaksin Corona

Deputi menlu Qatar di sidang ini mewakili negaranya mengecam berlanjutnya serangan, pelanggaran dan aksi diskriminatif Israel terhadap bangsa Palestina serta pengabaian hak legal mereka oleh penjajah.

Penjajah Zionis bertanggung jawab atas kontrol jalur penyeberangan perbatasan Palestina untuk berhubungan dengan dunia luar dan tidak mengizinkan vaksin atau peralatan medis masuk tanpa persetujuan.

Pemerintah Qatar sejak mulainya krisis Corona tahun lalu, dalam bentuk aksi kemanusiaan dan melawan wabah ini, mengirim sejumlah bantuan medis ke Palestina.

Meski jumlah orang di Palestina pendudukan yang menerima vaksin mendekati tiga juta orang, sebaliknya sampai saat ini hanya 12 ribu dosis vanksin Corona yang sampai ke Palestina. (MF)

 

Tags