Mar 01, 2021 12:03 Asia/Jakarta
  • Nasr Al Shammari
    Nasr Al Shammari

Juru bicara Gerakan Al Nujaba mengatakan, kelompok perlawanan Irak menganggap dirinya punya hak untuk menyerang pasukan Amerika Serikat beserta fasilitas militernya yang ada di Irak.

Nasr Al Shammari, Minggu (28/2/2021) malam kepada stasiun televisi Al Mayadeen menuturkan, seluruh kesepakatan yang dicapai kelompok perlawanan Irak dengan pemerintah Baghdad terkait serangan ke pasukan Amerika, batal, dan mulai saat ini kelompok perlawanan berhak menyerang targetnya.

Ia menambahkan, meski menganggap Kedutaan Besar Amerika di Baghdad sebagai sarang mata-mata, tapi kelompok perlawanan tidak akan menyerangnya.

Pada saat yang sama, Jubir Al Nujaba juga memprotes pemerintah Irak yang sampai sekarang tidak menunjukkan reaksi apapun terkait serangan terbaru Amerika.

Nasr Al Shammari memperingatkan, jika Baghdad menolak mengumumkan identitas anasir bayaran yang terlibat dalam serangan ini, maka kelompok perlawanan akan menindak sendiri orang-orang yang membocorkan informasi Hashd Al Shaabi ke Amerika. (HS)

Tags