Mar 08, 2021 15:04 Asia/Jakarta
  • Rudal Iran
    Rudal Iran

Juru bicara militer Yaman Yahya Saree pada Ahad (7/3/2021) malam mengkonfirmasi serangan militer negaranya ke pangkalan militer dan pos-pos sensitif dan penting Arab Saudi dengan menggunakan 14 drone dan delapan rudal balistik.

Yahya Saree saat jumpa pers menuturkan, unit rudal dan drone militer dan pasukan relawan rakyat Yaman mampu melancarkan serangan besar-besaran ke wilayah Arab Saudi.

"Serangan ini menarget perusahaan Aramco di pelabuhan Ras al-Tanura," tambah Yahya Saree seperti dilaporkan IRNA.

Ia menambahkan, selain itu sejumlah pangkalan militer di wilayah Asir dan Jizan diserang dengan empat drone dan tujuh rudal Badr.

Jubir militer Yaman ini menegaskan bahwa serangan tersebut adalah hak legal rakyat Yaman  untuk membalas eskalasi serangan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi dan blokade total terhadap negara ini.

Yahya Saree lebih lanjut memperingatkan Arab Saudi dan sekutunya. Ia mengatakan, selama Arab Saudi melanjutkan agresi dan blokade terhadap negara kami, maka kami akan memperingatkannya agar tidak melakukan operasi semacam itu.

Bersamaan dengan peristiwa ini, Reuters mengutip saksi mata melaporkan, terdengar suara ledakan di kota al-Dhahran di timur Arab Saudi.

Serangan defensif militer Yaman dilancarkan ketika pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi --yang  mengalami kekalahan berat melawan Ansarullah di Marib-- membombardir Sanaa.

Serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi dilancarkan secara terus menerus disebabkan keunggulan pasukan Yaman di Marib dan juga serangan balasan Yaman dengan rudal dan drone ke wilayah Arab Saudi. (MF)

 

Tags