Mar 09, 2021 11:48 Asia/Jakarta
  • Serangan senjata kimia di Suriah, ilustrasi
    Serangan senjata kimia di Suriah, ilustrasi

Seorang pejabat senior Kementerian Pertahanan Rusia membongkar plot baru teroris yang sedang mempersiapkan serangan senjata kimia baru di provinsi Idlib, Suriah utara.

Laksamana Alexander Karpov, Wakil Direktur Pusat Rekonsiliasi Suriah di Kementerian Pertahanan Rusia Senin malam menyebutkan bahwa kelompok teroris Tahrir al-Sham (Jabhat al-Nusra) sedang bersiap untuk melancarkan aksi provokatif baru dengan menggunakan bahan kimia di zona de-eskalasi di provinsi Idlib.

Kelompok teroris sebelumnya telah melakukan serangan kimia di Idlib dan bagian lain Suriah, termasuk Ghouta timur, dan kemudian menyalahkan pemerintah Damaskus supaya militer Barat memiliki alasan untuk melancarkan serangan militer di Suriah.

Amerika Serikat, Prancis dan Inggris menembakkan lebih dari 100 roket ke berbagai wilayah Suriah pada  14 April 2017, tepat sepekan setelah melempar isu serangan kimia di Duma di Ghouta timur yang ditudingkan kepada pemerintah Damaskus.

Serangan itu bertepatan dengan pembebasan penuh Ghouta timur dari pendudukan teroris.

Sebelumnya, pada 7 April 2017, Amerika Serikat menembakkan rudal ke pangkalan udara al-Shairat di provinsi Homs dengan dalih serangan kimia di Khan Sheikhun yang terletak di wilayah selatan Idlib.(PH)

 

Tags