Apr 08, 2021 12:44 Asia/Jakarta
  • Sekjen Ahl Al Haq Irak, Syeikh Qais Al Khazali
    Sekjen Ahl Al Haq Irak, Syeikh Qais Al Khazali

Sekjen Gerakan Ahl Al Haq Irak menilai statemen sejumlah politisi Irak bahwa negara ini membutuhkan pasukan asing untuk melindungi diri, merupakan penghinaan terhadap Angkatan Bersenjata dan Hahsd Al Shaabi.

Menurutnya, keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat di Irak, melanggar kedaulatan negara ini.
 
Seperti dikutip Fars News (7/4/2021), Syeikh Qais Al Khazali mengatakan, rakyat Irak yang pemberani tidak bisa menerima keberadaan pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di negaranya.
 
Sekjen Ahl Al Haq Irak di akun Twitternya memprotes pernyataan sebagian politisi negara itu terkait kehadiran pasukan asing.
 
Ia menuturkan, "Berbicara bahwa Irak membutuhkan pasukan asing untuk melindungi negara adalah penghinaan terhadap instansi militer dan keamanan Irak, termasuk militer dan Hashd Al Shaabi yang berhasil memenangkan Irak atas Daesh dan para pendukungnya, tanpa meminta bantuan pasukan asing."
 
Al Khazali menegaskan, strategi Daesh berubah dari ancaman militer ke ancaman keamanan, dan sekarang tidak dibutuhkan lagi Angkatan Udara asing, Irak hanya butuh AU sendiri. (HS)

Tags