Apr 09, 2021 17:30 Asia/Jakarta
  • Qais al-Khazali.
    Qais al-Khazali.

Sekjen Gerakan Asa'ib Ahl al-Haq Irak, Qais al-Khazali mengkritik perlakuan Amerika Serikat, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) terhadap Irak dan mengatakan ia tidak percaya pada negara-negara itu.

"Jika Saudi dan UEA serius ingin membangun hubungan baru dengan Irak, mereka harus meminta maaf karena mendukung terorisme dan menumpahkan darah rakyat Irak," imbuhnya seperti dilaporkan channel berita Alahed, Jumat (9/4/2021).

Menurut al-Khazali, Irak tidak melihat apapun dari Saudi dan UEA selain kejahatan dan kehancuran, dan setiap negara yang diintervensi oleh Riyadh dan Abu Dhabi, negara tersebut akan ditimpa kehancuran, pembunuhan, dan perang saudara.

"Tidak mudah mempercayai Riyadh dan Abu Dhabi. Kami telah mempersembahkan banyak darah dan syuhada karena mereka. Arab Saudi sendiri mengirimkan 5.000 pelaku bom bunuh diri untuk membunuh warga Irak," ungkapnya.

Al-Khazali lebih lanjut menyoroti kehadiran ilegal pasukan teroris Amerika di Irak, dan mengatakan Irak tidak membutuhkan pasukan AS dan mereka harus meninggalkan negara ini berdasarkan sebuah jadwal yang rasional.

Dia menambahkan pangkalan Ain al-Asad Irak telah beralih menjadi sebuah pangkalan militer AS dan menurutnya, penyerahan kembali Ain al-Asad ke Irak jika tanpa disertai dengan perubahan status, maka ini bentuk penipuan. (RM)

Tags