Apr 18, 2021 15:19 Asia/Jakarta
  • kubah besi Israel
    kubah besi Israel

Seorang jenderal rezim Zionis Israel mengakui harus menanggung kerugian besar karena keterbatasan yang dimiliki sistem pertahanan udara yang dinamai "kubah besi". Sistem pertahanan udara Israel ini tidak mampu membendung rudal-rudal perlawanan Palestina.

Dilaporkan Sama News, Minggu (18/4/2021), Komandan Unit Teknis 81 Israel Defense Forces, IDF, Yossi Langotsky dalam artikelnya di surat kabar Maariv menulis, sistem pertahanan udara "kubah besi" tidak bekerja, dan tidak mampu menghentikan rudal-rudal kelompok perlawanan.
 
Ia menambahkan, "Masalah ini dapat memberikan kerugian besar bagi front internal, fasilitas strategis, dan pasukan Israel dalam perang mendatang."
 
Menurutnya, dalam perang mendatang ancaman terhadap Israel berasal dari Hamas, Hizbullah Lebanon, dan Iran, sementara kubah besi tidak mampu membalas serangan rudal meski terbatas. (HS)

Tags