May 14, 2021 20:35 Asia/Jakarta
  • Shalat Jumat di Komplesk Masjid al-Aqsa dan Qubbat As-Sakhrah.
    Shalat Jumat di Komplesk Masjid al-Aqsa dan Qubbat As-Sakhrah.

Puluhan ribu warga Palestina menunaikan shalat Jumat di area kompleks Masjid al-Aqsa dan Qubbat As-Sakhrah meskipun otoritas rezim Zionis Israel memberlakukan beragam perbatasan.

Menurut Al Jazeera, Jumat (14/5/2021), di tengah ketegangan di kota al-Quds dan kekerasan tanpa henti aparat keamanan Israel terhadap warga Palestina, puluhan ribu warga Palestina menunaikan shalat Jumat di kompleks Masjid al-Aqsa.

Sebelum shalat Jumat dimulai, warga Palestina berkumpul di depan Masjid al-Aqsa dan meneriakkan slogan-slogan yang mengecam serangan militer rezim Zionis di Gaza dan al-Quds.

Aparat keamanan rezim Zionis memasuki kompleks Masjid al-Aqsa dan bentrok dengan puluhan jemaah Palestina.

Sementara itu, Khatib Shalat Jumat Masjid al-Aqsa, Sheikh Ekrima Sa'id Sabri dalam khutbahnya mengatakan, rezim penjajah harus melepaskan Masjid al-Aqsa dan rakyat Palestina harus bekerja sama untuk mematahkan pengepungan terhadap al-Quds dan Gaza.

Pada hari Kamis, puluhan ribu warga Palestina juga menunaikan Shalat Idul Fitri di kompleks Masjid al-Aqsa meski otoritas keamanan rezim Zionis memberlakukan pembatasan ketat dan melarang jemaah Palestina memasuki Kiblat Pertama umat Islam itu.

Aparat keamanan rezim Zionis Israel membatasi akses warga Palestina ke Masjid al-Aqsa dan Gerbang Damaskus pada hari-hari awal Ramadan hingga akhir.

Ketegangan juga terus meningkat setelah pasukan keamaan rezim Zionis meningkatkan kekerasan terhadap ratusan warga Palestina yang memprotes penggusuran massal dari lingkungan Sheikh Jarrah, dengan menembakkan peluru karet, gas air mata, dan granat setrum.

Sementara itu, serangan udara terbaru militer Israel ke Gaza telah menimbulkan korban jiwa dan materi. Gelombang baru agresi militer rezim Zionis ke Gaza menyebabkan  119 warga Palestina, termasuk 27 anak dan 11 perempuan gugur syahid, dan lebih dari 600 orang terluka. (RA)

Tags