Jun 02, 2021 10:37 Asia/Jakarta
  • tentara Yaman di Jizan, Saudi
    tentara Yaman di Jizan, Saudi

Operasi besar militer dan komite rakyat Yaman di wilayah selatan Arab Saudi, yang berujung kekalahan pasukan Riyadh, menyebabkan para netizen Saudi, menuntut Putra Mahkota yang juga Menteri Pertahanan negara itu untuk mundur.

Dikutip Wikileaks, Selasa (1/6/2021), militer dan komite rakyat Yaman, Jumat lalu mengumumkan telah melancarkan operasi besar di Jizan, selatan Saudi.
 
Video yang tersebar luas terkait operasi ini memperlihatkan sejumlah banyak tentara Saudi dan tentara bayaran negara itu tewas. Dilaporkan lebih dari 40 markas pasukan Saudi direbut militer dan komite rakyat Yaman.
 
Para netizen Saudi  memprotes keras kekalahan tersebut dan menuntut Putra Mahkota sekaligus Menhan Saudi, Mohammed bin Salman untuk mundur dari jabatannya.
 
Mereka menyebarluaskan hastag “cukuplah kehinaan bagi tentara kami” dan mendesak agar pasukan Saudi diselamatkan. Dalam operasi militer Yaman di Jizan sedikitnya 80 tentara Saudi dan Sudan tewas serta terluka, sementara puluhan lainnya disandera.
 
Salah satu netizen Saudi mengatakan, gaji dan fasilitas yang diterima tentara Saudi lebih kecil dari tentara negara lain, tidak ada dukungan sama sekali untuk mereka, padahal fasilitas yang dinikmati pemerintah sangat banyak.
 
Ia menambahkan, orang-orang yang jauh dari medan tempur tenggelam dalam syahwat, mereka adalah orang-orang korup yang mengeluarkan miliaran dolar tanpa batas, mereka tinggal di istana, membeli tim olahraga, lalu mengirim pasukan ke tempat jagal. (HS)

Tags