Jun 02, 2021 21:01 Asia/Jakarta
  • Pelabuhan Eilat di wilayah pendudukan Palestina. (dok)
    Pelabuhan Eilat di wilayah pendudukan Palestina. (dok)

Uni Emirat Arab (UEA) dan rezim Zionis Israel telah melaksanakan kesepakatan tentang pengiriman minyak negara Arab itu ke Eropa melalui jaringan pipa Eilat-Ashkelon.

Seperti dilaporkan al-Araby al-Jadeed, Rabu (2/6/2021), sebuah kapal tanker raksasa UEA bersandar di pelabuhan Eilat sejak Minggu lalu dan masih menurunkan muatannya. Tanker tersebut memompa 6.000 ton minyak per jam ke pipa Eilat-Ashkelon.

Jaringan pipa Eilat-Ashkelon telah selesai diperbaiki dari kerusakan terkena serangan roket kelompok perlawanan Palestina. Pengoperasian jaringan pipa ini dimulai kembali dan minyak UEA dikirim ke Eropa dari sana.

Sebelumnya, Institut Studi Keamanan Nasional Israel dalam sebuah laporan menyatakan bahwa tertutupnya Terusan Suez telah membuka sebuah peluang ekonomi yang besar bagi rezim Zionis.

Menurut lembaga itu, selain pipa Eilat-Ashkelon yang dipakai untuk mengirim kondensat, Israel juga harus membangun jalur kereta api yang menghubungkan Eilat ke pelabuhan Ashdod untuk mengangkut barang dari negara-negara Arab di Teluk Persia ke Eropa dan sebaliknya.

Pada 30 Mei lalu, UEA telah meresmikan kedutaan besarnya di Tel Aviv dan bendera nasional negara itu berkibar di samping bendera rezim Zionis.

UEA adalah salah satu negara Arab yang menjalin hubungan resmi dengan rezim Zionis, meski ditentang oleh masyarakat Arab dan dianggap menistakan hak-hak rakyat Palestina. (RM)

Tags