Jun 16, 2021 23:37 Asia/Jakarta
  • listrik Iran
    listrik Iran

Kelompok teroris Daesh atau ISIS meledakan dua menara listrik yang digunakan untuk menyalurkan aliran listrik dari Iran ke Irak di Provinsi Diyala. Serangan teror itu menyebabkan aliran listrik di beberapa wilayah provinsi itu terputus.

Mohammed Al Azawi, salah satu anggota Al Hashd Al Asyaair dalam wawancara dengan situs berita Irak, Al Maloomah, Rabu (16/6/2021) mengatakan, teroris Daesh meledakan dua menara listrik Mersad di 70 kilometer utara Baquba, sehingga menyebabkan aliran listrik impor dari Iran terputus.
 
Ia menambahkan, tim akan dikerahkan ke lokasi beberapa jam mendatang untuk memperbaiki kerusakan yang diakibatkan serangan teror tersebut.
 
Menurut polisi Diyala, serangan Daesh menimbulkan kerusakan serius pada dua menara penyalur listrik dari Iran ke Irak, sehingga listrik di sepertiga wilayah Provinsi Diyala, padam.
 
Menara listrik yang diserang Daesh itu merupakan bagian jaringan listrik yang menyalurkan 400 megawat listrik dari total 1.200 megawat dari Iran ke Irak. (HS)

Tags