Jun 22, 2021 13:26 Asia/Jakarta
  • Mohammed Ali Al Houthi, Yaman
    Mohammed Ali Al Houthi, Yaman

Seorang pejabat Yaman membantah tuduhan Koalisi Arab Saudi terkait serangan rudal ke selatan kota suci Mekah. Menurutnya, perilaku Al Saud terhadap Mekah, bahayanya lebih besar dari rudal.

Mohammed Ali Al Houthi, Senin (21/6/2021) di akun Twitternya menulis, perilaku Al Saud yang melarang umat Islam dari seluruh penjuru dunia melaksanakan ibadah haji dan ziarah Baitullah, bahayanya lebih besar dari rudal.
 
Sebelumnya Juru bicara Koalisi Saudi mengklaim, Riyadh berhasil melacak dan menembak jatuh beberapa rudal balistik dan drone Yaman, salah satu rudal menghantam wilayah selatan kota Mekah.
 
Menjawab tuduhan ini, Mohammed Ali Al Houthi mengatakan, "Perilaku dan kebijakan Kerajaan Saudi yang melarang jemaah haji dari berbagai negara dunia untuk datang ke kota suci Mekah, dan Ka'bah, serta mengurangi jumlah jemaah haji, adalah rudal terbesar, sisanya hanya tuduhan tanpa bukti terhadap rakyat Yaman yang dibantai secara sengaja oleh Koalisi Saudi."
 
"Saudi menganggap pembunuhan rakyat Yaman sebagai sebuah kewajiban, maka dari itu tuduhan terhadap kami menyerang Mekah (semoga Allah Swt melindunginya) termasuk langkah remeh Saudi terhadap Yaman," pungkasnya. (HS)

Tags