Jun 23, 2021 10:57 Asia/Jakarta
  • Kelompok teroris White helmets
    Kelompok teroris White helmets

Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan bahwa kelompok teroris di provinsi Idlib merancang skenario baru serangan senjata kimia di provinsi Idlib atas perintah Amerika Serikat dan beberapa negara Barat.

Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kelompok teroris, termasuk Helm Putih (white helmets), berusaha untuk merancang aksi teroris baru dengan memasok senjata kimia dari luar ke beberapa wilayah provinsi Idlib.

"Para teroris baru-baru ini memasukkan beberapa mobil tanki berisi gas klorin dari perbatasan Turki ke wilayah Suriah melalui penyeberangan Bab al-Hawi.

Kelompok teroris Suriah telah berulang kali melancarkan serangan kimia di Idlib dan bagian lain Suriah, termasuk Ghouta timur, dan menyalahkan pemerintah Damaskus supaya memberikan alasan untuk serangan militer Barat di Suriah.

Amerika Serikat, Prancis dan Inggris menembakkan lebih dari 100 rudal ke berbagai wilayah Suriah pada 14 April 2018, tepat sepekan setelah tuduhan palsu serangan senjata kimia di Duma, Ghouta timur.

Serangan itu bertepatan dengan pembebasan total Ghouta timur dari pendudukan teroris.

Sebelumnya, pada 7 April 2017, Amerika Serikat melancarkan serangan rudal ke pangkalan udara al-Shairat di provinsi Homs Suriah dengan dalih serangan kimia terhadap Khan Sheikhun, wilayah selatan Idlib.

Aksi tersebut dilancarkan Amerika Serikat dan sekutunya demi menyelamatkan para teroris yang mengalami kekalahan di Suriah.

Krisis di Suriah meletus sejak tahun 2011 dengan serangan besar-besaran yang dilancarkan kelompok teroris dukungan Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutu mereka untuk mengubah perimbangan regional demi mendukung rezim Zionis.(PH)

Tags