Jun 24, 2021 14:25 Asia/Jakarta
  • Menlu Saudi Faisal bin Farhan
    Menlu Saudi Faisal bin Farhan

Menteri Luar Negeri Arab Saudi memberikan respon atas kemenangan Sayid Ebrahim Raisi dalam pemilu presiden Iran ke-13. Menurutnya Riyadh akan menentukan strategi untuk menyikapi pemerintah baru Iran berdasarkan realitas yang ada.

Faisal bin Farhan seperti dikutip TV Alalam, Rabu (23/6/2021) menyampaikan hal ini untuk menanggapi pernyataan Presiden baru Iran Sayid Ebrahim Raisi pada konferensi pers perdananya yang mengatakan akan berusaha memulihkan hubungan Iran dengan negara tetangga.


Pada saat yang sama Raisi juga mendesak Arab Saudi untuk segera menghentikan serangan ke Yaman, dan mengakhiri perang di negara itu.


Namun tampaknya statemen Menlu Saudi tentang “realitas yang ada” itu, sejak tujuh tahun lalu, di bawah kepemimpinan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, jauh dari kenyataan, bahkan realitas ini seolah diabaikan dan dingkari oleh Riyadh.


Pasalnya selama tujuh tahun terakhir, kebijakan Saudi terkait Iran sama sekali tidak didasarkan pada realitas yang ada, tapi lebih pada kebijakan tergesa-gesa dan reaksioner, sehingga menyebabkan kekacauan, kebingunan, bahkan kemarahan sekutu Amerika Serikat yang lain. (HS)

Tags