Feb 20, 2021 19:05 Asia/Jakarta
  • Palestina.
    Palestina.

Dinamika Asia Barat sepekan terakhir ini diwarnai beragam isu penting di antaranya mengenai penolakan Hamas untuk meletakkan senjata, perang di Yaman, serangan rezim Zionis ke Suriah, perkembangan politik di Lebanon, dan isu-isu menarik lainnya.

Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), menyampaikan ucapan selamat kepada Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, atas ulang tahun ke-42 kemenangan Revolusi Islam.

Ketua Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh dalam pesannya kepada Ayatullah Sayid Ali Khamenei, mengatakan Hamas dan rakyat Palestina berbagi kegembiraan dengan rakyat Iran pada kesempatan mulia ini.

"Kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas sikap konsisten Iran dalam mendukung cita-cita, bangsa, dan perlawanan Palestina untuk memperjuangkan hak-hak sah kami," tambahnya.

Haniyeh menuturkan Hamas berharap posisi tersebut akan terus menguat dalam mendukung bangsa Palestina dan perlawanan mereka dalam melawan bahaya dan tantangan yang dihadapi Palestina.

Rakyat Iran pada Rabu (10/2/2021) melakukan pawai kendaraan untuk merayakan hari ulang tahun kemenangan Revolusi Islam ke-42. Mereka turun ke jalan-jalan di seluruh negeri untuk memperbaiki janji setianya dengan nilai-nilai Revolusi Islam.

Penolakan Hamas untuk Meletakkan Senjata   

Kepala hubungan internasional Hamas, mengatakan pihaknya akan mempertahankan senjata perlawanan jika memenangkan pemilu mendatang Palestina.

"Barat tidak akan pernah bisa memaksakan sesuatu kepada rakyat Palestina," tegas Mousa Abu Marzouk seperti dikutip laman Farsnews, Sabtu (13/2/2021).

"Jika kami memenangkan pemilu, Hamas tidak akan menunjuk tokoh seniornya untuk jabatan perdana menteri dan menteri luar negeri Palestina, sehingga dapat disanksi oleh Barat," tambahnya.

Abu Marzouk menjelaskan bahwa untuk jabatan tersebut, Hamas akan memperkenalkan seseorang yang tidak akan diberi sanksi oleh Barat, karena Barat tidak ingin berinteraksi dengan tokoh senior Hamas. Namun, mereka tidak mempermasalahkan kehadiran anggota Hamas di pemerintahan Palestina.

"Hamas tidak akan pernah meninggalkan prinsip dan haknya, termasuk hak warga Palestina untuk kembali ke tanah airnya dan senjata perlawanan. Barat juga tidak akan bisa memaksa kami untuk menerima sesuatu," ujarnya.

Dia menuturkan posisi AS dan Eropa dalam masalah Palestina dan pemilu adalah menyelenggarakan pemilu berdasarkan sistem penjatahan sehingga tidak ada faksi Palestina yang dapat membentuk pemerintahan sendiri.

Palestina dijadwalkan akan menyelenggarakan pemilu legislatif pada 22 Mei 2021, kemudian pemilu presiden Otoritas Palestina pada 31 Juli, dan selanjutnya pemilu Dewan Nasional pada 31 Agustus tahun ini.

Ini akan menjadi pemilu legislatif pertama sejak tahun 2006 dan pemilu presiden Otoritas Palestina pertama sejak 2005.

Militer Suriah Gagalkan Serangan Israel

Sistem pertahanan udara militer Suriah dilaporkan berhasil mencegat serangan rezim Zionis Israel di pinggiran ibu kota Damaskus.

Seperti dilansir kantor berita Suriah (SANA), sebuah sumber resmi di Damaskus mengatakan musuh Zionis pada pukul 01:18 dini hari, Senin (15/2/2021) menembakkan rudal dari Golan pendudukan ke sebuah target di pinggiran Damaskus.

"Sebagian besar rudal-rudal tersebut berhasil dicegat dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Suriah," tambahnya.

Jet-jet tempur Israel dilaporkan terbang di atas Dataran Tinggi Golan pendudukan untuk mencapai sasaran di dekat Damaskus.

Rezim Zionis secara rutin menyerang posisi pasukan Suriah dan infrastruktur negara itu demi menyelamatkan para teroris.  

 P-GCC Dukung Solusi Politik Atasi Krisis Yaman

Ssekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk Persia (P-GCC) mengumumkan dukungan dewan ini untuk solusi politik penyesaian krisis Yaman.

Al-Sharq Al-Awsat melaporkan, Nayef Al-Hajraf, Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk Persia dalam pertemuan dengan Ahmed Awad bin Mubarak, Menteri Luar Negeri Rezim Yaman yang menmproklamairkan diri, di Riyadh hari Rabu (17/2/2021) mengatakan, "Kami mendukung upaya PBB untuk menyelesaikan krisis secara politik,"

Al-Hijraf mengklaim bahwa pemerintah yang memproklamirkan diri di Yaman, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Moin Abdul Malik, telah melakukan upaya besar untuk memperkuat stabilitas dan pembangunan di provinsi Yaman.

Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk Persia menyatakan pihaknya ingin memulihkan keamanan dan stabilitas di Yaman.

Ironisnya, statemen Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk Persia berbicara tentang dukungannya terhadap solusi politik untuk krisis Yaman, tetapi tidak menyebutkan perlunya menghentikan serangan koalisi Saudi di berbagai provinsi Yaman sebagai titik awal.

Sekretaris Jenderal Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah) Sayid Hassan Nasrullah

Sekjen Hizbullah Bahas Perkembangan di Asia Barat

Sekretaris Jenderal Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah) Selasa (16/2/2021) malam pada pidatonya memperingati syuhada komandan muqawama Lebanon, menyinggung resistensi Republik Islam Iran melawan represi dan sanksi Amerika Serikat beserta sekutunya.

"Republik Islam Iran selama beberapa tahun terakhir, dengan perlawanan dan resistensi, meraih kemajuan di seluruh sektor, dan berubah menjadi sebuah kekuatan besar di kawasan yang diperhitungkan seluruh negara dunia," kata Sayid Hasan Nasrullah.

Seraya memuji perlawanan Iran terhadap aksi-aksi permusuhan dan sanksi keras Amerika Serikat beserta sekutunya, Sayid Hasan Nasrullah mengingatkan bahwa pengalaman Iran sejak kemenangan Revolusi Islam pada tahun 1979 hingga kini senantiasa menjadi hujjah Ilahi (bukti) yang rasional dan logis bagi seluruh rakyat dunia supaya mereka memahami bahwa dengan kesiagaan, persatuan, ketekunan, perjuangan, pengorbanan, stabilitas dan kontinuitas tindakan, maka mereka akan mampu melindungi persatuan nasional dan bangsa, nilai-nilai agama, nilai nasional dan kemanusiaan, independensi, kedaulatan, sumber daya alam, kebebasan, dan kehormatannya serta memiliki posisi terdepan di kawasan dan dunia.  

Sekjen Hizbullah juga mengisyaratkan kebangkitan rakyat Bahrain dalam menentang rezim Al Khalifa dan mengatakan, rakyat Bahrain yang dipimpin Syeikh Isa Qassim telah memberikan pengorbanan besar untuk merealisasikan kebebasan.

Sayid Hasan Nasrullah juga memuji rakyat Bahrain khususnya Ayatullah Syeikh Isa Qassim. Ia menuturkan, rakyat tertindas Bahrain memulai kebangkitannya dengan cara damai untuk menuntut hak legalnya, dan mereka telah menyumbangkan syuhada serta korban luka, ditambah ribuan orang lainnya yang ditahan di penjara rezim Bahrain, dan sampai kini mereka tidak meninggalkan gerakan damainya.

Sekjen Hizbullah juga mengisyaratkan transformasi Lebanon serta mengkritik sikap sejumlah pihak internasional di kasus Beirut.

"Segala bentuk pembicaraan mengenai resolusi internasional di bawah Bab VII Piagam PBB terkait pemerintah Lebanon, sama halnya mengajak perang, dan membawa isu Lebanon ke tingkat internasional bertentangan dengan kedaulatan nasional serta bisa jadi merupakan alasan untuk penjajahan baru," tegas Sayid Hasan Nasrullah.  

 

Deplu Irak Tekankan Langkah Pemerintah Perangi Terorisme

Departemen Luar Negeri Irak saat merespon serangan roket ke Bandara Udara Erbil menyatakan, pemerintah telah mengambil langkah yang diperlukan untuk memerangi fenomena terorisme.

Seperti dilaporkan Middle East News, Deplu Irak Selasa (16/2/2021) di statemennya mengecam serangan roket ke Bandara Udara Erbil dan menekankan, pemerintah Baghdad bertekad melanjutkan perang melawan kelompok teroris.

"Penyidikan terkait serangan ke Bandara Udara Erbil oleh komite bersama yang terdiri dari lembaga keamanan federal dan Kurdistan Irak terus berlanjut," tambah Deplu Irak.

Senin (15/2/2021) sebanyak 14 roket menghantam Bandara Udara Erbil dan sekitarnya. Berdasarkan laporan, akibat serangan ini seorang kontraktor dinyatakan tewas dan sembilan orang lainnya terluka.

Kelompok Saraya Awliya al-Dam menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.

 

Suriah dan Israel Jalin kesepakatan Pertukaran Tahanan

Suriah dan rezim Zionis menjalin sepakatan pertukaran tahanan melalui mediasi Rusia.

Kantor berita Suriah, SANA hari Rabu (17/2/2021) melaporkan pemerintah Damaskus saat ini sedang dalam proses pertukaran tahanan dengan rezim Zionis melalui mediasi Rusia untuk pembebasan dua tahanan Suriah dari Dataran Tinggi Golan, Nahal al-Muqat dan Ziab al-Qahmouz.

Menurut laporan itu, sebagai imbalan atas pembebasan dua tahanan Suriah ini, Damaskus akan membebaskan seorang gadis Israel yang secara keliru memasuki wilayah Quneitra di Suriah dan ditangkap oleh otoritas yang berwenang di negara ini.

Sebelumnya, masyarakat Suriah, terutama warga Dataran Tinggi Golan yang diduduki rezim Zionis, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Palang Merah di Damaskus untuk menuntut pembebasan tahanan Suriah dari penjara Israel.

Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri

Kunjungan PM Lebanon ke Qatar

Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri, melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdurrahman Al Thani di Doha.

Dikutip dari situs Iran Press, Hariri tiba di Qatar pada Rabu (17/2/2021) siang dan ia akan berada di negara tersebut selama dua hari.

Hariri dan Mohammed Al Thani bertukar pandangan mengenai perkembangan Lebanon dan kawasan serta hubungan bilateral kedua negara. Menlu Qatar mengatakan negaranya akan terus mendukung Lebanon dalam mencapai stabilitas dan kemakmuran.

Hariri telah diberi mandat untuk membentuk pemerintahan baru Lebanon sejak Oktober 2020, tetapi sampai sekarang belum berhasil melakukannya.

Pekan lalu, Hariri mengatakan bahwa ia akan berkunjung ke negara-negara di kawasan untuk mencari dukungan politik dan finansial bagi pemerintahannya dan kegiatan rekonstruksi pelabuhan Beirut.

Menurut surat kabar al-Qabas Kuwait, Qatar telah mengajukan sebuah inisiatif dan menawarkan diri sebagai mediator untuk menengahi kelompok-kelompok Lebanon.

Pada 2008 lalu, Qatar memainkan peran mediasi untuk meredakan konflik di antara kelompok-kelompok Lebanon. (RA)

Tags