Jul 10, 2021 10:28 Asia/Jakarta
  • Para petinggi Taliban dalam konferensi pers di Moskow, Rusia, Jumat 9 Juli 2021.
    Para petinggi Taliban dalam konferensi pers di Moskow, Rusia, Jumat 9 Juli 2021.

Kelompok Taliban mengumumkan kesiapannya untuk berdialog dengan pemerintah Afghanistan untuk menetapkan gencatan senjata.

Dilansir dari kantor berita Anadolu, Turki, para perwakilan Taliban pada Jumat, 9 Juli 2021, menyatakan mereka akan menghentikan serangan jika pembicaraan di Doha berhasil.

"Tujuan kami bukanlah untuk merebut kekuasaan penuh di Afghanistan, tapi kami juga tidak membuat perjanjian dengan AS bahwa kami tidak akan menyerang ibu kota-ibu kota provinsi Afghanistan," kata mereka.

Pekan lalu, para pemimpin Taliban membuka kembali pembicaraan yang telah lama terhenti dengan delegasi pemerintah Afghanistan di Doha, Qatar.

Sohail Shahin, salah satu petinggi Taliban yang berkunjung ke Rusia, menulis dalam sebuah tweet bahwa semua perbatasan yang sekarang dikontrol oleh Taliban tetap beroperasi dan terbuka.

"Kami tidak akan menargetkan diplomat, kedutaan dan konsulat, serta lembaga-lembaga non-pemerintah dan staf mereka," tambahnya.

Para petinggi Taliban mengklaim telah menguasai 85 persen dari wilayah Afghanistan.

Kelompok Taliban telah meningkatkan serangannya setelah AS dan NATO mengumumkan penarikan pasukannya dari Afghanistan. (RM)

Tags