Aug 12, 2021 15:13 Asia/Jakarta
  • Heiko Maas.
    Heiko Maas.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas meminta Iran untuk secepatnya kembali ke dalam pembicaraan untuk menghidupkan perjanjian nuklir JCPOA di Wina.

Hal itu disampaikan Heiko Maas di Berlin, Rabu (11/8/2021) tanpa menyinggung langkah sepihak AS meninggalkan JCPOA dan juga sikap Eropa yang tidak memenuhi kewajiban perjanjian.

"Jerman berharap Iran dapat segera menghadiri perundingan ini," kata Maas seperti dikutip laman Farsnews.

"Kami tidak ingin mempertaruhkan apa yang telah kami capai di Wina, tetapi kita juga tidak bisa melanjutkan negosiasi untuk selamanya," tegasnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan pada Senin lalu bahwa Tehran tidak pernah meninggalkan perundingan Wina.

"Sebuah proses transisi kekuasaan secara demokratis sedang terjadi di Iran dan proses ini berpotensi mengubah tim perundingan," tambahnya.

Kepala delegasi Iran dalam perundingan Wina, Sayid Abbas Araghchi dalam sebuah tweet mengatakan, "Jelas bahwa perundingan Wina harus menunggu pemerintahan baru di Iran. Ini adalah tuntutan setiap demokrasi."

Perundingan Wina dengan tujuan mengembalikan AS ke dalam JCPOA sudah berlangsung enam putaran. Dalam pertemuan itu, Tehran menegaskan bahwa semua sanksi sepihak AS harus dicabut dan dapat diverifikasi sebelum Iran memenuhi kembali kewajiban perjanjian secara penuh. (RM)

Tags