Aug 14, 2021 23:06 Asia/Jakarta
  • Presiden Venezuela Nicolas Maduro
    Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Ketika krisis politik di Venezuela berlanjut, pemerintah dan oposisi telah menandatangani sebuah memorandum guna mencari solusi untuk krisis politik saat ini di Venezuela.

Pembicaraan akan dimediasi oleh Norwegia di kota Mexico City. Jorge Rodriguez, ketua tim perunding pemerintah dan juru bicara Majelis Nasional Venezuela menyatakan harapan bahwa para pihak dapat mencapai kesepakatan selama pembicaraan.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Pemimpin Oposisi Juan Guaido

Krisis politik di Venezuela telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Faktanya, dalam beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat telah berusaha untuk bukan hanya mendapatkan lebih banyak sumber daya dan kekayaan negara ini dengan menggunakan tekanan politik dan ekonomi ganda, tetapi juga untuk meningkatkan pengaruhnya di negara-negara Amerika Latin dan sekali lagi mengubah kawasan itu menjadi halaman belakangnya.

Namun, dalam praktiknya, kebijakan AS yang bermusuhan dan intervensionis terhadap Venezuela gagal. Presiden Venezuela Nicolas Maduro dengan dukungan warganya dan loyalitas militer, bukan hanya mampu mempertahankan posisinya tetapi juga memperkuat posisinya dengan memenangkan beberapa pemilihan politik di Venezuela.

Situasi ini semakin melemahkan posisi Juan Guaido sebagai pemimpin oposisi yang didukung AS, sehingga bahkan beberapa partai oposisi, yang marah dengan tindakan Guaido, mengambil kebijakan berbeda dan bahkan pejabat AS mengakui kekalahannya.

Seperti yang diakui oleh mantan Presiden AS Donald Trump dalam sebuah pernyataan bahwa dia tidak mempercayai pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido dan bahwa dia telah gagal meskipun mendapat dukungan dari Amerika Serikat dan negara-negara lain.

Namun sikap bermusuhan AS terhadap Venezuela terus berlanjut. Mengikuti kebijakan Trump, Presiden AS Joe Biden terus menerapkan sanksi terhadap Venezuela meskipun ada epidemi Covid-19. Padahal perlu adanya kerja sama internasional dalam penyediaan vaksin, obat-obatan, dan peralatan medis.

Ketika krisis politik di Venezuela berlanjut, pemerintah dan oposisi telah menandatangani sebuah memorandum guna mencari solusi untuk krisis politik saat ini di Venezuela.

Selain itu, pemerintah Biden berusaha mempersempit ruang gerak pemerintah dan rakyat negara ini demi mencapai tujuan mereka dalam menaklukkan Venezuela. Sementara itu, Madoro selalu mengatakan dia bersedia bernegosiasi dengan oposisi untuk menemukan jalan keluar dari kebuntuan politik saat ini.

Sekarang kebijakan AS telah gagal dan oposisi frustrasi dengan kemenangan politik di Venezuela, mereka telah setuju untuk bernegosiasi. Bahkan, pihak oposisi berusaha menggunakan waktu yang tersisa hingga pemilu mendatang untuk mempertahankan kehadirannya di kancah politik Venezuela.

Maduro, yang selalu menyerukan penyelesaian di meja perundingan, mengatakan, "Kami siap untuk duduk di meja perundingan untuk membahas agenda kerja nyata dan memiliki tujan, di mana Venezuela menjadi prinsip, sehingga dapat menyelesaikan masalah dan mencapai kesepakatan parsial tentang perdamaian dan kedaulatan. Dengan itu kita dapat mencabut sanksi yang dijatuhkan pada Venezuela."

Putaran pertama pembicaraan sekarang sedang berlangsung pada isu-isu seperti menjamin hak-hak politik untuk semua warga negara Venezuela, menetapkan jadwal untuk pemilu, mencabut sanksi internasional terhadap Venezuela dan memulihkan hak-hak berbagai kelompok politik Venezuela.

Menurut nota kesepakatan yang ditandatangani antara pemerintah Venezuela dan lawan-lawannya, kedua belah pihak menegaskan kembali komitmen mereka untuk menghormati tatanan konstitusional, koeksistensi politik dan sosial, dan menolak kekerasan dan melindungi ekonomi Venezuela.

Meskipun negosiasi yang sulit sedang berlangsung, tampaknya partai yang berkuasa dan oposisi dapat menemukan cara untuk memperbaiki situasi tanpa intervensi Washington dan dengan tujuan mengamankan kepentingan Venezuela.

Bendera Norwegia

"Krisis saat ini di Venezuela hanya dapat diselesaikan oleh aktor politik negara itu, dan hasil negosiasi sepenuhnya bergantung pada komitmen politik dan kemauan para pihak," kata Dag Halvor Nylander, seorang diplomat Norwegia yang telah memediasi pembicaraan antara pemerintah Venezuela dan lawannya.

Kelanjutan negosiasi dan pencapaiannya akan menentukan masa depan politik Venezuela.

Tags