Sep 02, 2021 14:04 Asia/Jakarta
  • Dubes Cina untuk AS, Qin Gang
    Dubes Cina untuk AS, Qin Gang

Duta Besar Cina untuk Amerika Serikat memprotes keras “mindset perang dingin” para politikus dan pejabat Washington. Ia menuntut agar mereka mengubah pola pikir semacam itu, dan memperingatkan bahwa Cina bukan Uni Soviet.

Kantor berita Rusia, Sputnik, Rabu (1/9/2021) melaporkan, AS telah lama menggambarkan konfliknya dengan Cina sebagai masalah geostrategis, dan dokumen Badan Keamanan Nasional AS, NSA pada tahun 2018 menyebut Gedung Putih memandang konflik ini sebagai pertarungan antara kapitalisme dan sosialisme.
 
Dubes Cina untuk AS, Qin Gang menuturkan, kebijakan keras pemerintah terdahulu AS terhadap Cina telah menciptakan kerusakan serius pada hubungan dua negara, dan kondisi ini tidak berubah.
 
Menurutnya pemerintah Joe Biden tidak melakukan perubahan apa pun, ia malah melanjutkan kebijakan pemerintahan sebelumnya.
 
Uni Soviet, kata Qin Gang, tumbang karena ulahnya sendiri karena korupsi yang merajalela di dalam negeri, dan persaingan militer tidak stabil dengan Blok Barat pimpinan AS.
 
Ia menegaskan, meski kemitraan Cina-Uni Soviet runtuh pada dekade 1960, namun Beijing tetap mengalami kemajuan pesat, dan sekarang menjadi kekuatan ekonomi kedua dunia. (HS)

Tags