Sep 11, 2021 15:17 Asia/Jakarta
  • Ilustrasi anak-anak Afghanistan.
    Ilustrasi anak-anak Afghanistan.

Lebih dari empat juta anak-anak Afghanistan terancam kehilangan kesempatan belajar.

Seperti dilaporkan Afghan Voice Agency, UNESCO mengumumkan pada Jumat (10/9/2021) bahwa kurangnya investasi di bidang literasi telah menyebabkan kaum muda Afghanistan tidak dapat aktif di dunia politik dan sosial.

Hal ini pada akhirnya menghambat pembangunan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan serta menambah angka kemiskinan.

Menurut UNESCO, perkembangan politik saat ini di Afghanistan telah mempersulit perempuan dan remaja putri untuk menerima pendidikan di bangku sekolah.

Namun, UNESCO berkomitmen untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan dan remaja putri Afghanistan, memfasilitasi akses mereka ke dunia pendidikan, dan menyediakan sarana untuk meningkatkan taraf kehidupan mereka.

"Dalam 10 tahun terakhir, tingkat melek huruf di Afghanistan naik dari 32% pada 2011 menjadi 43% pada 2018. Angka ini mencakup 30% wanita dan 48% pria," kata laporan organisasi tersebut.

Meskipun UNESCO telah bekerja bertahun-tahun untuk menyediakan akses ke pendidikan di Afghanistan, namun masalah pendanaan telah menjadi hambatan utama mereka. (RM)

Tags