Sep 13, 2021 19:52 Asia/Jakarta
  • Rafael Grossi.
    Rafael Grossi.

Dirjen Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi menekankan kembali keprihatinannya dengan alasan pihaknya tidak memiliki akses ke fasilitas nuklir Iran.

Hal itu disampaikan Grossi dalam pertemuan Dewan Gubernur IAEA di Wina, Austria pada Senin (13/9/2021). Dia sendiri baru saja kembali dari kunjungannya ke Tehran.

Grossi mengungkapkan keprihatinannya atas keberadaan bahan nuklir di lokasi yang tidak diumumkan di Iran. Menurutnya, IAEA masih punya pertanyaan tentang empat lokasi yang tidak diumumkan.

“Kurangnya kemajuan dalam mengklarifikasi pertanyaan IAEA seputar kebenaran dan kelengkapan deklarasi perlindungan Iran, secara serius telah mempengaruhi kemampuan kami untuk memastikan sifat damai dari program nuklir Iran,” katanya.

Dirjen IAEA dalam pembicaraan Minggu kemarin dengan para pejabat Iran di Tehran, menyebut program nuklir negara ini konstruktif. Ia mengatakan kedua belah pihak bergerak ke arah yang benar untuk menyelesaikan perbedaan mereka.

Kepala Organisasi Energi Atom Iran dan Dirjen IAEA dalam sebuah pernyataan bersama, menekankan kerja sama teknis antara kedua belah pihak.

“Dalam pertemuan ini, para pihak mengingatkan dan menegaskan kembali semangat kerja sama dan rasa saling percaya. Para pihak juga menekankan perlunya mengatasi masalah dalam suasana yang konstruktif dan eksklusif secara teknis,” kata pernyataan yang dirilis di Tehran. (RM)

Tags