Sep 21, 2021 18:13 Asia/Jakarta
  • Zabihullah Mujahid.
    Zabihullah Mujahid.

Taliban menganggap keprihatinan masyarakat internasional tentang situasi hak asasi manusia di Afghanistan bersifat sepihak.

Menanggapi keprihatinan Uni Eropa tentang pelanggaran HAM di Afghanistan, Wakil Menteri Informasi dan Kebudayaan Taliban, Zabihullah Mujahid mengatakan jika komunitas internasional mengakui pemerintah Imarah Islam, pihaknya akan mengatasi keprihatinan mereka.

"Keprihatinan Uni Eropa dan masyarakat internasional tidak akan teratasi sampai Taliban diakui," tegasnya seperti dilansir Afghan Voice Agency (AVA), Selasa (21/9/2021).

Mujahid menambahkan selama kami tidak diakui dan mereka mengkritik, kami pikir itu adalah pendekatan sepihak.

Uni Eropa baru-baru ini mengatakan HAM di Afghanistan berada di bawah ancaman serius. Mereka menyatakan kekhawatiran setelah remaja putri dan perempuan Afghanistan tidak diberi akses ke pendidikan dan pekerjaan.

Perlu dicatat bahwa negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan Inggris, adalah pelanggar hak asasi manusia terbesar, dan ini bukan rahasia bagi siapa pun. (RM)

Tags