Sep 25, 2021 20:56 Asia/Jakarta
  • Kondisi Corona di Indonesia
    Kondisi Corona di Indonesia

Perkembangan di negara-negara Asia Tenggara pekan lalu diwarnai sejumlah isu penting seperti Indonesia Akhirnya Keluar dari Zona Merah COVID-19.

Selain itu, masih ada isu lain dari negara lain di Asia Tenggara seperti Soal Pakta Militer Baru AS, Malaysia Cari Tahu Posisi Cina, Singapura buka akses transit bagi pelancong dari Indonesia, Ribuan warga Myanmar Eksodus ke negara lain, Sikapi Pakta AUKUS, Filipina Dukung Langkah AS Lawan Cina, Vietnam akan Gunakan Vaksin Covid-19 Buatan Kuba.

Ketika Indonesia Akhirnya Keluar dari Zona Merah COVID-19

Akhirnya Indonesia nihil zona merah COVID-19. Berdasarkan data covid19.go.id per 19 September 2021, seluruh wilayah di Tanah Air masuk ke dalam zona oranye, kuning, dan hijau.

Satu-satunya kabupaten-kota yang masuk ke dalam zona merah COVID-19 pada pekan lalu adalah Kota Banda Aceh. Kini sebagian besar wilayah di Indonesia berada di zona kuning atau zona penularan rendah virus Corona.

Virus Corona

Per 19 September 2021, tercatat zona oranye COVID-19 di Indonesia ada sebanyak 31 kabupaten-kota. Kemudian zona kuning sebanyak 481 kabupaten-kota, dan zona hijau 2 kabupaten-kota.

Seperti diketahui, perkembangan COVID-19 di Indonesia telah menunjukkan perbaikan. Di Pulau Jawa-Bali sendiri sudah tidak ada wilayah yang masuk ke dalam kategori PPKM level 4.

Penambahan kasus baru COVID-19 pun sudah di bawah 5.000 kasus per harinya. Kemudian per 21 September 2021, total kasus aktif Corona di Indonesia tinggal tersisa 52.447 pasien.

Masyarakat Turut Antisipasi Lonjakan Kasus COVID-19

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pola lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia biasanya terjadi tiga bulan setelah negara-negara lain mengalami lonjakan kasus.

Oleh karenanya, ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus COVID-19 gelombang ketiga.

"Kita harus waspada dan tetap disiplin protokol kesehatan agar kita tidak menyusul lonjakan ketiga dalam beberapa bulan ke depan," kata Wiku sebagaimana dikutip Parstodayid dari Kompas, Rabu (22/09/2021).

Wiku mengingatkan, peluang peningkatan kasus COVID-19 Indonesia bisa terjadi akibat dari tradisi berkumpul dalam acara besar dan libur panjang.

Menurut Wiku, peningkatan kasus COVID-19 bisa ditekan bila masyarakat tidak lengah dalam melaksanakan kebijakan berlapis yang ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, meredanya pandemi COVID-19 di RI diyakini belum menjadi lampu hijau untuk masyarakat lepas waspada. Sebab di samping kabar baik penurunan jumlah kasus, sejumlah pihak meyakini besarnya potensi gelombang ketiga COVID-19.

Menanggapi besarnya kemungkinan gelombang ketiga tersebut, Satgas COVID-19 menegaskan pentingnya penerapan protokol kesehatan meski laporan kasus baru harian COVID-19 RI cenderung membaik.

Mengingat per Selasa (21/9/2021), Indonesia mencatat 3.263 kasus baru COVID-19, dibarengi 6.581 pasien sembuh dan 171 pasien meninggal dunia.

"Third wave (gelombang ketiga) ini bukan hal tidak mungkin. Bahkan besar kemungkinan bisa terjadi bila masyarakat tidak taat protokol kesehatan. Jadi tentu kampanye yang akan kami terus-menerus serukan kepada masyarakat adalah ayo pakai masker, dijaga jaraknya, dijaga kebersihannya," terang anggota Satgas Penanganan COVID-19 Sub Bidang Mitigasi, dr Fala Adinda, dalam konferensi pers virtual, Selasa (21/9/2021).

Ia optimistis, meski besar kemungkinan gelombang ketiga COVID-19 terjadi di RI, kondisi tersebut masih bisa dicegah. Tak lain, dengan penerapan protokol kesehatan secara merata di seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya, dengan mencegah terbentuknya kerumunan.

"Juga dari mobilitas yang tidak diperlukan, jauhi keramaian. Jika itu semua bisa konsisten, dilakukan di seluruh lapisan masyarakat, mudah-mudahan third wave tidak terjadi," pungkas dr Fala.

Soal Pakta Militer Baru AS, Malaysia Cari Tahu Posisi Cina

Pemerintah Malaysia menyatakan, pihaknya berencana untuk memastikan posisi Cina dalam kemitraan pertahanan baru antara AS, Inggris, dan Australia.

Pernyataan Malaysia itu keluar beberapa hari setelah Negeri Jiran membunyikan alarm bahwa pakta tersebut bisa memicu perlombaan senjata nuklir di kawasan.

Hishammuddin Hussein

Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein mengusulkan perjalanan kerja segera ke Cina untuk membahas aliansi yang dikenal sebagai AUKUS.

“Kami perlu mendapatkan pandangan dari pimpinan Cina, khususnya pertahanan Cina, tentang AUKUS yang diumumkan oleh ketiga negara tersebut dan apa tindakan mereka setelah pengumuman itu,” kata Hishammuddin di hadapan parlemen Malaysia, Rabu (22/9/2021) seperti dikutip dari Kontan.co.id.

Pemerintah Cina sebelumnya mengatakan, AUKUS berisiko sangat merusak perdamaian dan stabilitas regional.

Malaysia dan Indonesia memperingatkan, pakta itu akan mengarah pada perlombaan senjata di kawasan di tengah persaingan negara adidaya yang berkembang di Asia Tenggara.

Namun, Filipina mendukung pakta tersebut sebagai sarana untuk menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan.

Singapura Buka Akses Transit bagi Pelancong dari Indonesia

Pemerintah Singapura telah membuka akses transit bagi orang yang bepergian dari Indonesia untuk melalui negara tersebut, meski masih belum mengizinkan pengunjung dari Tanah Air untuk masuk ke negaranya.

Pernyataan tersebut dikatakan oleh Duta Besar RI untuk Singapura, Suryopratomo, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat dari Jakarta, Kamis.

“Singapura belum mengizinkan wisatawan dari Indonesia untuk berkunjung. Sejak tanggal 22 September, orang yang bepergian dari Indonesia diperbolehkan transit di Singapura,” katanya.

Menurut Tommy, panggilan akrab Suryopratomo, pemerintah Singapura mewajibkan mereka yang bepergian dari Indonesia untuk membawa hasil tes PCR negatif jika ingin melakukan transit di negara tersebut.

Dia pun menjelaskan bahwa saat ini jumlah kasus COVID-19 di Singapura sedang meningkat.

“Dalam empat dari lima hari terakhir penambahan kasus baru di dalam Singapura di atas 1.000 (kasus),” ujar Suryopratomo.

Menurut laporan Reuters, pada Rabu (22/9), Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan sebanyak 1.457 kasus COVID-19 baru. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak bulan April tahun 2020 lalu.

Lonjakan baru-baru ini, usai pelonggaran pembatasan, telah mendorong Singapura untuk menunda pembukaan kembali.

Lebih dari 80 persen populasinya telah menerima vaksinasi untuk COVID-19.

Sejumlah ahli kesehatan di negara tersebut telah menyerukan untuk mewajibkan vaksin bagi para penduduk Singapura saat risiko infeksi COVID-19 dengan gejala akut meningkat di antara mereka yang belum divaksinasi.

Singapura tengah mencoba untuk hidup dengan COVID-19 dan sempat mengatakan tak melihat perlunya pengetatan pembatasan untuk mengatasi lonjakan kasus, namun akan menunda lebih banyak langkah pembukaan kembali.

Pada saat yang sama, otoritas setempat terus memantau lonjakan jumlah kasus COVID-19.

Ribuan Warga Myanmar Eksodus ke Negara lain

Pertempuran antara kelompok milisi dan tentara Myanmar memicu eksodus ribuan penduduk kota Thantlang di Negara Bagian Chin, dekat perbatasan India.

Mereka meninggalkan kota berpenduduk sekitar 10.000 jiwa itu setelah banyak bangunan terbakar selama pertempuran, kata penduduk setempat dan sejumlah media.

Militer Myanmar setelah kudeta

Sebagian besar penduduk pergi mencari perlindungan ke wilayah sekitar, termasuk beberapa daerah di India.

Myanmar jatuh ke dalam krisis sejak pemerintah pimpinan Aung San Suu Kyi digulingkan lewat kudeta militer pada 1 Februari.

Kudeta itu menyulut kemarahan, protes, dan kemunculan milisi anti junta di seluruh Myanmar.

Dalam pertempuran antara pasukan militan dan tentara pekan lalu, sekitar 20 rumah dilalap api. Foto-foto bangunan yang terbakar beredar di media sosial.

Tentara menembak mati seorang pastor yang mencoba memadamkan api, portal berita Myanmar Now melaporkan.

Media pemerintah menyangkal kabar itu.

Harian Global New Light of Myanmar mengatakan kematian pastor tersebut sedang diselidiki.

Para tentara disergap oleh sekitar 100 "teroris" dan kedua pihak saling menembak, kata surat kabar tersebut.

Kelompok milisi sebelumnya menyerbu sebuah markas militer pada September dan tentara membalasnya dengan serangan udara, kata Salai Thang, seorang tokoh masyarakat.

Dia menambahkan bahwa empat warga sipil tewas dan 15 lainnya terluka dalam beberapa pekan terakhir.

Pasukan Pertahanan Chin, kelompok milisi anti militer, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sudah ada 30 tentara yang terbunuh.

Reuters tidak dapat mengonfirmasi klaim tersebut dan juru bicara militer belum merespons permintaan untuk berkomentar.

Seorang kerabat pastor yang tewas mengatakan sebagian besar orang telah meninggalkan kota itu.

Sejumlah keluarga masih bertahan, termasuk 20 anak-anak di panti asuhan yang dikelola sang pastor.

"Pembunuhan seorang pendeta Baptis dan pengeboman rumah di Thantang, Negara Bagian Chin, adalah contoh terbaru 'neraka hidup' yang ditimbulkan setiap hari oleh junta terhadap rakyat Myanmar," kata Thomas Andrews, pelapor khusus PBB untuk urusan HAM di Myanmar, lewat Twitter pekan lalu.

Pertumpahan darah meningkat di sejumlah wilayah seperti Chin setelah Pemerintah Persatuan Nasional (NUG), pemerintah bayangan Myanmar, mendeklarasikan pemberontakan pada 7 September.

Mereka juga menyerukan kelompok milisi baru yang dikenal sebagai Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF) untuk mengincar junta dan aset-asetnya.

Bentrok antara PDF dan tentara bersenjata lengkap kerap membuat pihak sipil terjebak di tengah pertempuran dan terpaksa mengungsi.

Sikapi Pakta AUKUS, Filipina Dukung Langkah AS Lawan Cina

Pemerintah Filipina memandang langkah AS mendukung Australia di bidang kapal selam nuklir akan menjaga keseimbangan di kawasan dalam menghadapi Cina

Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin dalam sebuah pernyataan hari Rabu (22/9/2021) mengatakan bahwa pertumbuhan dan perkembangan kapasitas Australia tidak hanya tidak menyebabkan ketidakstabilan di kawasan, tetapi juga dapat mengarah pada pemulihan dan pemeliharaan keseimbangan di kawasan.

Menteri luar negeri Filipina berpendapat bahwa pakta keamanan AS, Inggris dan Australia, yang dikenal sebagai Pakta AUKUS, tidak akan melanggar perjanjian 1995 untuk membersihkan Asia Tenggara dari senjata nuklir.

Pejabat Departemen Pertahanan AS pada Rabu, 15 September 2021 menandatangani perjanjian dengan rekan-rekan Inggris mereka untuk menyediakan kapal selam nuklir bagi Australia yang membuat marah banyak negara di dunia, termasuk Prancis.

Malaysia dan Indonesia menggambarkan perjanjian baru-baru ini sebagai pembuka jalan bagi perilaku yang lebih agresif oleh kekuatan lain di kawasan itu, terutama di Laut Cina Selatan, dan memperingatkan konsekuensinya.

Vietnam akan Gunakan Vaksin Covid-19 Buatan Kuba

Pemerintah Vietnam memberikan izin penggunaan vaksin Covid-19 yang dibuat Kuba.

Vaksin Corona

Kementerian kesehatan Vietnam hari Sabtu (18/9/2021) memberikan persetujuan pengunaan vaksin Abdala buatan Kuba untuk memerangi pandemi Covid-19 yang semakin memburuk di negara ini.

Abdala adalah vaksin kedelapan yang mendapatkan izin di Vietnam, yang menjadi salah satu negara dengan tingkat vaksinasi terendah di Asia Tenggara. Hingga saat ini hanya 6,3 persen dari total 98 juta populasi telah disuntik dua dosis vaksin Corona.

Vietnam memberi izin penggunaan vaksin Abdala hanya beberapa jam setelah Presiden Nguyen Xuan Phuc pergi ke Havana, Kuba, dalam kunjungan kenegaraan.

Kementerian Kesehatan Vietnam pada bulan lalu menyatakan bahwa Kuba akan menyuplai vaksin Abdala dalam jumlah besar, serta akan mentransfer teknologi produksi vaksin tersebut di akhir tahun ini.

 

Tags